Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Harga Bawang Putih Tembus Rp 53 Ribu/Kg, Pemkab Pasuruan Terus Lakukan Monitoring

Gambar berita
06 Mei 2019 (12:31)
Ekonomi
6516x Dilihat
0 Komentar
admin

Pedagang sayur tradisional di semua pasar di Pasuruan mengeluhkan harga bawang putih yang masih tinggi sampai dengan hari ini.

Kendati pemerintah telah menginstruksikan importir untuk menggelontorkan bawang putih ke pasar, akan tetapi harga bawang putih di Pasuruan masih di kisaran Rp 50 ribu.

"Gak tau mas, sampai sekarang gak turun-turun harganya,” ungkap Rukmi (52), salah satu penjual sayur di Pasar Bendungan, Kraton.

Rukmi menjual bawang putih dengan harga Rp 53 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk komoditas bawang merah, ia membanderolnya dengan harga Rp 33 ribu per kg.

Tak berbeda jauh, penjual sayur lain, Samiyati (45) mengeluhkan harga bawang putih yang sangat tinggi. Alhasil, dia tidak berjualan bawang putih untuk hari ini.

"Mahal banget soalnya (bawang putih), makanya saya juga enggak belanja. Setengah kg saja bisa Rp 40 ribu. Apalagi sekarang puasa, semua mahal,” ucap Sumiyati kepada Suara Pasuruan.

Baik Sumiyati maupun Rukmi tidka bisa berbuat banyak. Lantaran stok bawang merah semakin menipis, sehingga dirinya membeli bawang putih dari tengkulak dengan harga yang terus naik. Tapi untuk komoditas lain seperti cabai, cabai rawit merah maupun cabai keriting merah besar tidak mengalami kenaikan.

Untuk cabai rawit dijual dengan harga Rp 23.700 per kg, cabai besar sebesar Rp 33 ribu/kg, dan cabai keriting sebesar Rp 31.400. Begitu pula dengan sayuran lain seperti tomat, wortel, dan kentang juga tidak mengalami kenaikan. Tomat seharga Rp 11 ribu per kg, kentang sebesar Rp 11 ribu per kg, serta wortel seharga Rp 7 ribu per kg. Sedangkan timun dibanderol Rp 6 ribu per kg.

“Semoga saja turun, biar pembelinya banyak,” singkatnya.

Sementara itu, dengan semakin meroketnya harga bawang putih, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus melakukan pemantauan di beberapa pasar tradisional. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Edy Suwanto melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Gatot Sutanto mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Perindustrian RI yang akan mendistribusikan bawang putih impor, pertengahan ramadhan mendatang.

“Katanya sekitaran tanggal 15 Mei ini akan datang, makanya kita hanya bisa menunggu saja,” terangnya.

Kepada Suara Pasuruan, Gatot menegaskan bahwa bawang putih impor diperkirakan akan dijual dengan harga Rp 30 ribu per kg. Hanya saja, meski secara ukuran jauh lebih besar, tapi kualitas bawang putih local jauh lebih bagus daripada bawang putih impor.

“Bawang putih lokal lebih segar, lebih terasa harumnya. Apalagi kualitasnya sangat bagus daripada bawang putih impor,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...