Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hari Pertama Festival Durian 2024 Dipadati Ratusan Pengunjung

Gambar berita
17 Februari 2024 (13:25)
Ekonomi
4860x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan nilai jual dan branding Durian lokal berhasil memikat hati masyarakat. Khususnya para pecinta buah tropis bercitarasa manis legit yang banyak dibudidayakan di beberapa wilayah Kabupaten Pasuruan tersebut. Setidaknya, hal itu terlihat di hari pertama gelaran Festival Durian 2024 yang pagi tadi, Sabtu (17/2/2024) dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto bersama Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Luhur Ngudi Setyaningrum Andriyanto dan jajaran Forkopimda.

Ratusan pengunjung lintas generasi tampak menyemut di Aula Bangil Kota Bordir (BANGKODIR) sedari pagi. Setelah puas mengitari stan Durian yang didatangkan langsung dari petani Durian asal Kecamatan Lumbang, Puspo, Tutur, Purwodadi, Purwosari, Pasrepan dan Prigen, mereka membawa pulang beberapa buah Durian pilihannya. Diataranya ada si Kasmin, Ampelsari, Mi;an, Bajul Dawuk, Krai, Juwet Sentono, Laron, Djeliteng, Gentong, Rupik dan jenis Durian berkualitas lainnya. 

Tentunya, laris-manisnya bermacam produk Durian lokal unggulan Kabupaten Pasuruan itu membuat para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang mendampinginya-pun tersenyum riang. Seperti testimoni dari Irul, petani Durian dari Kecamatan Puspo yang datang bersama kedua rekannya sesama petani Durian, Kusnalim dan Untung.

Dengan wajah sumringah, ia menceritakan, omzet hasil penjualan yang dikantonginya hingga sore tadi tembus di atas nominal Rp 8 Juta. Seraya berharap, selama 6 hari ke depan pelaksanaan event eksibisi produk hortikultura yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan tersebut, Durian yang dijualnya akan semakin banyak peminatnya.           

"Alhamdulillah hasil penjualan sampai jam 5 sore tadi, kami dapat sekitar Rp 9 Juta. Setiap harinya stan kami buka stan sampai malam. Ada Durian Toyo dan Aulia yang siap diborong pengunjung. Soal rasa dan kualitas, dijamin puas dengan harga bersahabat," tuturnya pada saat dijumpai oleh Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, pada saat meninjau stan Durian dari Kecamatan Puspo, pria berkacamata yang merupakan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur tersebut berkesempatan berdialog dengan Irul bersama kedua rekannya. Sembari menanyakan harga setiap buah Durian yang di display di meja stannya. Berikut, memberikan motivasinya agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen setiap tahunnya.

Tidak hanya berhenti di situ saja. Selang tak lama kemudian, Pj. Bupati Andriyanto meminta kepada petani Durian yang masih berusia muda tersebut memilihkan beberapa Durian terbaiknya untuk diberikan kepada Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Candra dan beberapa kolega lainnya.          

Sebelumnya, dalam sambutannya sesaat sebelum membuka acara spesial yang masuk dalam agenda Kalender Wisata Kabupaten Pasuruan Tahun 2024 tersebut, Pj. Bupati Andriyanto menyatakan, diselenggarakannya Festival Durian bertujuan sebagai upaya promosi potensi Durian lokal ke khalayak. Sekaligus mengenalkan potensi di sektor kepariwisataan, pertanian, peternakan, industri dan perdagangan, ekonomi kreatif dan lainnya. Sehingga menarik kunjungan wisatawan dan menciptakan iklim kerjasama dan investasi.

"Melalui bazaar, pertemuan business to business, pertemuan antar pembeli dan penjual dalam kegiatan ini, bentuk fasilitasi Pemerintah Daerah kepada petani Durian untuk memperluas jaringan pemasaran. Sehingga musim panen raya menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan," tandasnya dengan nada optimis.

Ditambahkannya, varietas Durian unggulan Kabupaten Pasuruan memiliki cita rasa, tekstur, warna, wangi dan ukuran yang khas. Seperti Durian dari Kecamatan Lumbang memiliki kekhasan rasanya manis, ukuran Pongge yang tidak terlalu besar. Sedangkan Durian dari Kecamatan Purwosari memiliki rasa yang manis pahit.

"Event ini diharapkan mampu meningkatkan branding Durian khas Kabupaten Pasuruan. Tentunya akan meningkatkan perekonomian petaninya. Pada akhirnya mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan Yang Maju Penuh Maslahat," pungkasnya. 

Diketahui, Festival Durian 2024 yang diadakan selama sepekan penuh terhitung mulai tanggal 17-23 Februari 2024 itu diramaikan dengan serangkaian kegiatan. Selain pameran dan bazaar Durian unggulan khas Kabupaten Pasuruan, masyarakat juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan seni. Tidak terkecuali pameran produk unggulan UMKM/IKM, talkshow tematik Tantangan Sektor Pertanian di Era Disrupsi, bermacam lomba hingga acara senam olahraga. (Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...