Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hujan Berjam-Jam, 4 Sungai di Pasuruan Meluap

Gambar berita
11 Januari 2022 (10:28)
Lingkungan
5156x Dilihat
0 Komentar
admin

Curah hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu hingga berjam-jam pada Senin (10/01/2022) sore kemarin, mengakibatkan 4 sungai di Pasuruan, overload.

Dampaknya, tumpahan air sungai tersebut menggenangi pemukiman warga hingga jalan raya pantura yang menghubungkan Pasuruan-Banyuwangi, tepatnya di Jl Raya Kraton.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, intensitas hujan yang sangat tinggi merata di semua wilayah, termasuk di daerah hulu seperti di Kecamatan Pasrepan, Puspo, Tutur, Lawang, Purwodadi, Purwosari, Sukorejo, Prigen, dan Pandaan.

Bahkan durasi hujan yang terjadi, semuanya di atas 2 jam. Sementara di hilir juga hujan lebat disertai angin kencang, sehingga air laut tak dapat menampung kiriman air dari atas. Termasuk empat sungai, yakni Sungai Rejoso, Welang, Petung dan Sungai Kedunglarangan.

"Empat sungai semuanya overload. Penyebabnya karena tingginya curah hujan mulai dari hulu. Durasinya lebih dari dua jam, sehingga ketika di hilir juga hujan deras, air laut nggak bisa menampung air hujan dan balik ke sungai, hingga meluber," kata Harris di sela-sela memantau kondisi banjir di Desa Kebrukan, Kecamatan Grati, Selasa (11/01/2022) pagi.

Melubernya air dari empat sungai di Pasuruan membuat beberapa desa di 6 kecamatan, kebanjiran. Keenam kecamatan terdampak diantaranya Grati, Gondangwetan, Bangil, Rejoso, Kraton dan Pohjentrek. 

Dari enam kecamatan tersebut, yang paling parah terjadi di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati.  Hingga saat ini, ketinggian air banjir masih di sekitaran 50-70 sentimeter. Begitu juga di , Dusun Bulu Selatan dan Batok'an, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, ketinggian air banjir masih di sekitaran 40-60 sentimeter.

Sedangkan di empat kecamatan yang lain, genangan sudah surut, dan warga sudah beraktifitas seperti biasanya. 

"Kalau di Kebrukan, banjirnya dua hari. Kemarin sempat surut. Tapi berhubung sorenya hujan deras lagi, ya banjir lagi. Tapi untuk warga di  Bangil, Pohjentrek, Gondangwetan dan Rejoso, airnya sudah turun," singkatnya. 

Dengan meluapnya keempat sungai besar di Pasuruan, Harris menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan iklim yang cukup ekstrim.

"Jaga kesehatan. Tetap berhati-hati ketika hujan deras disertai angin," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...