Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Imbas Banjir. 2 Warga Pasuruan Meninggal Dunia

Gambar berita
09 April 2024 (06:14)
Umum
2832x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Pasuruan Selasa (9/4/2024) pagi, bukan hanya merendam rumah dan fasilitas umum, namun hingga korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat, salah satu warga Dusun Duyo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan atas nama Anwar Sadad (40) meregang nyawa usai tersengat arus listrik di tengah banjir yang melanda di sekitar tempat tinggalnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi membenarkan hal tersebut. Mengenai kronologis kejadian pastinya, Sugeng menuturkan berdasarkan keterangan Camat Pohjentrek, korban sedang mengangkat beberapa perabotan rumah tangga di dalam rumahnya. Termasuk memindahkan ibu korban yang sudah renta.

Namun naas, ketika tengah mengevakuasi perabotan, tiba-tiba tersengat listrik. Petugas pun mengevakuasi korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Menurut keterangan Pak Camat, korban ini lagi angkat-angkat perabotan dan ibunya yang sepuh (tua). Gak tau kenapa tiba-tiba kesetrum, dan petugas ke sana sudah menemukan korban meninggal dunia tergeletak di bawah," kata Sugeng melalui sambungan selulernya.

Atas kejadian tersebut, Pemkab Pasuruan ikut berbela sungkawa. Kini, sesuai arahan Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, BPBD tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan santunan kepada korban.

"Sesuai arahan Pj Bupati Pasuruan bahwa kami tengah berkoordinasi dengan Dinsos untuk bisa memberikan santunan kepada korban terdampak banjir yang meninggal dunia. Mudah-mudahan beliau Husnul Khotimah," harapnya.

Di Kota Pasuruan, banjir juga membuat Mulyono (31), warga RT 01 RW 01 Kelurahan Rujakgadung, Kecamatan Gadingrejo harus kehilangan anak bungsunya, Muhammad Rafka.

Putranya yang masih berusia dua tahun meninggal dunia usai ditemukan terjatuh ke dalam genangan banjir dan terseret. Menurut keterangan Iqbal, salah seorang warga setempat, peristiwa terjadi pukul 05.30 WIB.

Saat itu korban berada di teras rumahnya. Lalu korban yang masih berusia 2 tahun itu diduga terjatuh ke dalam genangan banjir dan terseret banjir.

"Ketemunya di belakang rumah. Sempat di dalam air selama 15 menit," ungkapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...