Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jembatan Penghubung Purwosari-Wonorejo, Ambrol

Gambar berita
13 Mei 2025 (16:12)
Lingkungan
1418x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebuah jembatan penghubung antar kecamatan, tepatnya di Dusun Karangjati, Desa Karangjati Anyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ambrol, Selasa (13/5/2025) pagi.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga kuat, ambrolnya jembatan disebabkan oleh dinding penahan yang tidak mampu menahan kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, usai kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Setelah menerima laporan, tim kami segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi," kata Sugeng saat di lokasi kejadian.

Dijelaskannya, untuk saat ini, akses jalan menuju jembatan ditutup dengan memasang garis polisi (police line). Hal itu sengaja dilakukan demi keamanan dan keselamatan warga.

"Bersama dengan Polsek dan jajaran lainnya, kami langsung memasang garis polisi agar warga tak nekat melintas. Ini semua demi keselamatan masyarakat juga," imbuhnya.

Sementara itu, Lailatul, salah seorang warga setempat menuturkan jembatan yang ambrol ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Dusun Wonoanyar, Desa Karangjati Anyar Kecamatan Wonorejo, dengan Dusun Puntir Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari.

"Jembatan ini adalah akses terdekat bagi kami jika ingin menuju Desa Martopuro. Sekarang, dengan kondisi jembatan seperti ini, kami terpaksa harus memutar melalui jalur utara yang jarak tempuhnya mencapai sekitar 7 kilometer," keluh Lailatul.

Menyikapi situasi darurat ini, Kepala Desa Karangjati Anyar, Ashari, mengambil inisiatif dengan mengerahkan warganya untuk membangun jembatan darurat dari bambu. Langkah ini diambil sebagai solusi sementara untuk memfasilitasi pejalan kaki.

"Karena jembatan utama ambrol dan rusak parah, untuk sementara waktu kami berupaya membangun jembatan darurat yang bisa dilalui pejalan kaki. Namun, untuk kendaraan roda dua, warga terpaksa harus mengambil jalur alternatif yang lebih jauh melalui Desa Pakijangan," terang Ashari. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...