Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menemui para pedagang ex Pasar Gondanglegi, Desa Cangkring Malang, Kecamatan Beji, Selasa (6/1/2026).
Pantauan di lokasi, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini datang sekitar pukul 12.30 WIB. Ia hadir dengan didampingi Plt Kadisperindag Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto. Kemudian Mita Kristiani serta Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Pasuruan, Suryono Pane.
Begitu datang, Mas Rusdi langsung diajak untuk menikmati makan siang bersama para pedagang.
"Mumpung ada Mas Bupati. Jadi sekalian curhat semoga pasar ini dibangun kembali," ungkap Bu Choirul (51) salah seorang pedagang.
Dalam pertemuan ini para pedagang dan paguyuban menyampaikan banyak hal, terutama keinginan para pedagang agar ada pembangunan pasar kembali.
Kepala paguyuban pedagang, Dudung menyampaikan sejak 2016 belum ada pembangunan di pasar tradisional Gondanglegi. Pedagang meminta Pemda melakukan renovasi agar para pedagang bisa kembali berjualan seperti dahulu.
"Sudah 10 tahun pasar Gondanglegi ditinggalkan Pemda dan pedagang ikhtiar tetap berjualan meskipun dalam keadaan tidak layak," ungkapnya.
Lain halnya Nurul, salah satu pedagang ayam potong. Ia dan pedagang lain hanya minta kesejahteraan rakyat kecil yang ada di pasar tradisional, dimana nantinya transaksi jual beli tetap berjalan.
"Kalau pasar kembali bersih dan layak untuk jual beli, kemungkinan besar pembeli kembali ramai dan pedagang bisa sejahtera," ucap Nurul.
Menanggapi keluhan para pedagang, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan terlebih dulu akan melakukan pengkajian serta analisis. Tujuannya tak lain untuk menentukan langkah ke depan untuk kelanjutan ex Pasar Gondanglegi ini.
"Kita kaji dan analisa dulu. Mau diapakan ex pasar gondanglegi ini. Kalau bicara pembangunan, kita belum sampai di situ," tegasnya.
Kepada para pedagang, Mas Rusdi mempersilahkan untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Yang terpenting tetap tertib dan ikut menjaga keamanan dan keselamatan warga yang akan berbelanja menuju pasar tetap terjaga.
"Karena di sini jalur cepat, Jadi yang terpenting lalu lintas di depan pasar tidak terganggu dan masyaraka. Para pedagang semuanya boleh berdagang seperti biasanya," imbaunya. (emil)
Komentar