Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jadi Kunjungan Wisata Baru, Kabupaten Pasuruan Punya 12 Goa Jepang

Gambar berita
22 November 2017 (17:27)
Pariwisata
8026x Dilihat
0 Komentar
admin

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah yang dianugerahi situs peninggalan bersejarah.

Salah satunya adalah Goa Jepang yang berada di Dusun Ngelawang, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Goa yang konon dijadikan sebagai tempat pertahanan, tempat tinggal, tempat Penyimpanan Logistic Bahan makanan, tempat Penyimpanan Amunisi dan alat Tempur lainny dan tempat Tahanan bangsa jepang tersebut, kini mulai mendapat perhatian dari Pemkab Pasuruan.

Hal itu terlihat dari kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf ke Goa Jepang, Rabu (22/11/2017) sore. Bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Agung Mariyono, Ny Lulis melihat-lihat sekeliling goa yang masih terlihat natural, belum tersentuh oleh kecanggihan teknologi jaman sekarang.

“Masya Allah, goa nya masih terlihat seperti di Film-film dunia. Masih alami dan hawanya segar. Inilah warisan peninggalan sejarah yang harus dirawat betul,” ungkap Lulis, sembari melihat satu persatu bangunan goa itu.

Lulis sendiri semakin kaget, lantaran ada 12 goa yang ada di lokasi kunjungannya. Menurutnya, dengan banyaknya jumlah goa tersebut, otomatis menjadi daya tarik pariwisata tersendiri, apabila nantinya Pemkab Pasuruan menyulap goa jepang ini menjadi tempat wisata baru yang siap dikunjungi.

“Kebetulan Pak Bupati Irsyad sudah tahu tempat ini, jadi tahun depan akan dikembangkan secara bertahap, terutama menjadikan daerah ini sebagai jujukan wisata baru di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Lebih lanjut perempuan yang juga menjabat Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan itu mengajak para wisatawan untuk datang dan mengunjungi Goa Jepang di Kecamatan Gempol. Selain didukung dengan udara sekitar lokasi yang segar, para pengunjung bisa menuju lokasi tersebut dengan sangat mudah, lantaran dekat dengan jalan raya.

“Kalau sudah menuju lokasi, bisa menyewa sepeda ontel, tambah asyik lagi karena hawanya sangat segar dan masih alami,” ungkapnya.

Sementara itu, Goa Jepang tersebut sekarang dijadikan lokasi kunjungan wisata yang dikelola oleh Karang Taruna Bongso Alus (Ora Lali Urusan Sholat), di mana para wisatawan hanya membayar tiket masuk dengan harga Rp 5000. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...