Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jadi Kunjungan Wisata Baru, Kabupaten Pasuruan Punya 12 Goa Jepang

Gambar berita
22 November 2017 (17:27)
Pariwisata
8482x Dilihat
0 Komentar
admin

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah yang dianugerahi situs peninggalan bersejarah.

Salah satunya adalah Goa Jepang yang berada di Dusun Ngelawang, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Goa yang konon dijadikan sebagai tempat pertahanan, tempat tinggal, tempat Penyimpanan Logistic Bahan makanan, tempat Penyimpanan Amunisi dan alat Tempur lainny dan tempat Tahanan bangsa jepang tersebut, kini mulai mendapat perhatian dari Pemkab Pasuruan.

Hal itu terlihat dari kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf ke Goa Jepang, Rabu (22/11/2017) sore. Bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Agung Mariyono, Ny Lulis melihat-lihat sekeliling goa yang masih terlihat natural, belum tersentuh oleh kecanggihan teknologi jaman sekarang.

“Masya Allah, goa nya masih terlihat seperti di Film-film dunia. Masih alami dan hawanya segar. Inilah warisan peninggalan sejarah yang harus dirawat betul,” ungkap Lulis, sembari melihat satu persatu bangunan goa itu.

Lulis sendiri semakin kaget, lantaran ada 12 goa yang ada di lokasi kunjungannya. Menurutnya, dengan banyaknya jumlah goa tersebut, otomatis menjadi daya tarik pariwisata tersendiri, apabila nantinya Pemkab Pasuruan menyulap goa jepang ini menjadi tempat wisata baru yang siap dikunjungi.

“Kebetulan Pak Bupati Irsyad sudah tahu tempat ini, jadi tahun depan akan dikembangkan secara bertahap, terutama menjadikan daerah ini sebagai jujukan wisata baru di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Lebih lanjut perempuan yang juga menjabat Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan itu mengajak para wisatawan untuk datang dan mengunjungi Goa Jepang di Kecamatan Gempol. Selain didukung dengan udara sekitar lokasi yang segar, para pengunjung bisa menuju lokasi tersebut dengan sangat mudah, lantaran dekat dengan jalan raya.

“Kalau sudah menuju lokasi, bisa menyewa sepeda ontel, tambah asyik lagi karena hawanya sangat segar dan masih alami,” ungkapnya.

Sementara itu, Goa Jepang tersebut sekarang dijadikan lokasi kunjungan wisata yang dikelola oleh Karang Taruna Bongso Alus (Ora Lali Urusan Sholat), di mana para wisatawan hanya membayar tiket masuk dengan harga Rp 5000. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...