Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jaga Daya Beli Masyarakat di Masa Pandemi, Pemerintah Lanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Gambar berita
09 September 2020 (15:29)
Pelayanan Publik
3369x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar daya beli masyarakat tetap terjaga di masa pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, pemerintah meluncurkan beberapa program bantuan. Mulai dari awal pandemi hingga saat ini terus diintensifkan, bahkan telah menjadi program prioritas. Diantaranya, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Subsidi Gaji, Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako.

Seusai sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada hari Senin (7/9/2020), Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto menyampaikan bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut telah dilaporkan kepada Presiden RI. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Sembako untuk warga Jabodetabek, Bansos Tunai di luar Jabodetabek, Kartu Prakerja, Diskon Listrik dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Berikut Investasi Koperasi melalui Lembaga Pengeloa Dana Bergulir (LPDB) dan BPUM.

“Pemerintah sudah menyiapkan dana untuk tahun ini sebesar Rp 3,8 triliun dan tahun depan secara multi years ada Rp 37 triliun. Sedangkan Recovery Rate kita sebesar 71,4%, lebih tinggi dari angka rata-rata global. Sementara Case Fatality Rate Indonesia sebesar 4,1% dan terus menurun dari angka sebelumnya yang pernah di awal sempat sekitar 7%-8%. Jadi bisa kita lihat bahwa tingkat kesembuhan terus meningkat dan tingkat kematian terus menurun”, ujarnya seperti dikutip dalam laman kominfo.go.id.

Pengadaan vaksin juga tengah disiapkan oleh beberapa perusahaan, salah satunya adalah vaksin merah putih yang disiapan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama lembaga Eijkman. Sementara itu untuk operasionalisasi dari vaksinasi yang diperkirakan dimulai awal tahun nanti tengah disiakan oleh Kementerian Kesehatan. Sedangkan recovery rate yang telah terkonfirmasi sebanyak 194.109 kasus dengan jumlah sembuh 138.575 kasus. 

“Kampanye menjaga jarak dan menghindari kerumunan menjadi penting terutama karena akan diselenggarakannya Pilkada. Untuk itu, Menteri Dalam Negeri dan Aparat Penegak Hukum akan mengingatkan sesuai aturan yang sudah ada sehingga Pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya. 

Pemerintah juga gencar menggaungkan Gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak akan menjadi strategi penanganan Covid-19, disamping beberapa kegiatan lain yang tujuannya adalah memutus rantai penyebaran. Yang terbaru adalah kampanye menjaga jarak yang dilakukan mulai 7 September 2020 s.d. 6 Oktober 2020 dengan tagline “Ayo Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan”. Termasuk kampanye Mencuci Tangan akan dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2020 hingga 6 November 2020. (Dani+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...