Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Gambar berita
19 Juni 2026 (15:12)
Umum
624x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suara dengkurnya yang cantik ini memang digandrungi banyak orang terutama bagi para pecintanya.

Salah satunya adalah Hari Apriyanto, pensiunan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Pasuruan ini menghabiskan hari-harinya dengan aktifitas penangkaran burung perkutut yang ada di dalam area tempat tinggalnya, di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan 

Saat ditemui Jumat (19/6/2026), Hari sedang memberi pakan perkututnya. Tak sendirian, ia dibantu beberapa orang yang diminta untuk membantunya. 

Baginya, perkutut bukan sekedar burung, tetapi perpaduan antara seni, budaya, dan peluang usaha yang menjanjikan. Dengan ketekunan dan kecintaan pada proses, hobinya kini berkembang menjadi bisnis yang terus bertumbuh.

"Kalau ful bisnis ya tidak. Karena yang penting bisa membuat perkutut yang kami tangkarkan ini dirawat dan diberi makan oleh pemiliknya sehingga tetap lestari," katanya. 

Kecintaannya pada burung perkutut dirasakan sejak ia menjadi pegawai negeri sipil tahun 1997. Hari masih ingat burung perkutut pertama yang ia beli di tempat budidaya perkutut milik (alm) Kosim yang waktu itu menjabat DPRD Kabupaten Pasuruan. 

"Gajian pertama saya beli burung perkutut di Pak Kosim Ketua DPRD. Karena memang suka sama perkutut, ya gak mikir apa-apa yang penting punya," terangnya. 

Saat ini, ada ratusan ekor burung perkutut yang dibudidayakan di dalam kandang-kandang yang satu per satu dinamai beraneka ragam jenis batu alam seperti diamond, safir, rubi,zamrud dan lainnya.

Kata Hari, satu per satu kandang tersebut diisi oleh indukan perkutut yang berkualitas, menandakan bahwa perkutut-perkutut miliknya tak perlu diragukan lagi kinerjanya. 

"Ada namanya Zamrud. Perkututnya buagus sekali dan ada yang nawar dengan harga lebih tinggi," imbuhnya. 

Lebih lanjut Hari menegaskan bahwa merawat burung perkutut itu harus lembut, penuh dengan kasih sayang. Percaya atau tidak, burung perkutut konon katanya memberikan banyak keberuntungan. 

"Setiap kali burung saya berbunyi panjang berartti tandanya ada yang nau datang dan bertamu ke rumah, dan itu benar adanya. Bukan sekali, tapi lumayan berulang kali," terangnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...

Article Image
Wujudkan Fasilitas Olahraga yang Layak dan Nyaman, Pemkab Pasuruan Perbaiki GOR Sasana Krida Anoraga

Gedung Olahraga (Gor) Sasana Krida Anoraga Raci, kini diperbaiki. Pemerinta...

Article Image
Salurkan Bakat Minat di Bidang Seni, Pemkab Pasuruan Gelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026

Puluhan grup marching band SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan mengi...

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...