Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
28 Januari 2026 (20:49)
Agrowisata
127x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan hasil panen yang selama ini ditunggu setiap tahunnya.

Hampir semua petani durian di beberapa desa penghasil durian, utamanya Desa Kronto dan Desa Pancur, disibukkan dengan keluar masuk kebun untuk melakukan panen.

Seperti yang terlihat di kebun milik Minarto, petani durian dari Desa Pancur. Pria yang juga menjabat Kepala Desa Pancur ini sibuk menata satu persatu durian yang baru saja dipanen, untuk dipindahkan ke kendaraan pick up yang sudah disiapkan. 

Durian-durian tersebut sudah ditunggu oleh bakul, sebutan untuk orang yang akan menjual kembali durian di pasar, minimarket atau bahkan di pinggir-pinggir jalan. 

"Saya gak usah ke kota, tapi mereka yang datang ke sini dan langsung beli dalam jumlah banyak karena dijual lagi," katanya. 

Minarto sendiri memiliki kebun seluas 6 hektar yang semuanya ia tanami pohon durian. Hanya saja, usia pohon yang ditanam rata-rata masih usia 10-12 tahun. Sebab sebelumnya masih ditanami pohon jeruk dan alpukat.

"Dulu awalnya nanam jeruk dan alpukat. Tapi karena untungnya tidak banyak, jadi saya ganti dengan pohon durian," imbuhnya. 

Dalam sekali panen, satu pohon bisa menghasilkan antara 50-500 buah, tergantung dari usia dan perawatan pohon durian. Kata Minarto, semakin tua usia pohon, jumlah buah durian yang dihasilkan semakin banyak.

"Kalau usianya di atas 25 tahun bisa dipanen sampai 500 buah. Tapi kalau masih 10 tahunan, sekitar 50 buah saja dalam satu pohon," akunya. 

Saat ditanya, Minarto punya banyak varian durian yang ditanam, mulai dari bawor, musang king, durian hitam, montong kani, montong badak, si mas, si bajul, dan si bei. 

"Paling banyak dicari montong kani, karena warnanya agak kemerah-merahan, kulitnya tipis dan dagingnya tebal, rasanya legit," imbuhnya. 

Sementara itu, hal yang sama juga dirasakan petani durian di Desa Kronto. 

Salah seorang petani durian, Sodin mengaku mengungkapkan bahwa panen durian baru saja dimulai. Hanya saja, bila dibandingkan tahun lalu, jumlah buah yang dipanen tahun ini lebih sedikit. Faktornya adalah cuaca ekstrim alias hujan deras yang turun saat pohon durian masih berbunga.

"Jadi banyak yang rontok pas buahnya masih kecil-kecil, karena hampir setiap hari hujan deras turun disertai angin," terangnya. 

Durian-durian milik Sodin memiliki rasa yang sama dengan durian milik petani di Kronto.

Ia menutukan, Desa Kronto terkenal dengan ikon buah durian khas Kabupaten Pasuruan. Ada 3 jenis durian unggulan dihasilkan dari desa ini, yakni Durian Si Kasmin, Si Laron dan Si Karim.

Ketiganya memiliki ciri yang berbeda. Durian Si Kasmin memiliki daging berwarna kuning keemasan dan rasanya yang sangat legit. Sedangkan Durian Si Laron warna buahnya agak kehijauan dan rasanya seperti susu manis. Dan untuk Si Karim memiliki tekstur yang sangat lembut.

Dari ketiga jenis durian yang dihasilkan dari Kronto, yang paling diminati para penyuka durian adalah Si Kasmin. Ukuran dan berat buahnya bisa mencapai 4 kilogram.

Di tempat yang sama, Camat Lumbang, Didik Suriyanto menegaskan bahwa Kecamatan Lumbang adalah surganya buah durian di Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, ada 4 desa penghasil utama buah durian, yakni Desa Kronto, Pancur, Lumbang dan Bulukandang. Dimana setiap desa punya khas durian sendiri-sendiri.

"Bedo deso bedo roso (beda desa beda rasa,red). Kalau terbesar ada di Kronto dan Pancur," singkatnya. 

Dengan mulai panen durian, Didik mengajak para wisatawan untuk datang ke Kecamatan Lumbang dan menikmati lezatnya durian khas dengan harga yang sangat terjangkau.

"Kalau panen rayanya setelah hari raya atau akhir bulan maret. Itu membludaknya buah durian. Tapi sekarang sudah mulai panen, monggoh kami tunggu kedatangannya di Kecamatan Lumbang," ajaknya. 



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...