Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jawab Tantangan Penurunan TKD. Mas Rusdi Tegaskan Pemkab Pasuruan Akan Optimalkan PAD

Gambar berita
27 Oktober 2025 (14:57)
Pemerintahan
864x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di tengah tantangan penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam rapat paripurna ketiga DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (27/10/2025).

Dalam rapat tersebut, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat PAD. Salah satunya melalui berbagai inovasi dan pengawasan ketat dalam hal pelayanan pajak dan retribusi daerah. 

"Kita akan percepat proses digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi daerah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi," katanya.

Selain itu, Pemkab Pasuruan menurut Mas Rusdi juga akan menerapkan integrasi dan pemutakhiran data potensi pajak daerah dengan memanfaatkan sistem informasi terpusat. 

“Pendekatan berbasis data akan membantu kami mengenali sektor-sektor potensial yang selama ini belum tergarap maksimal,” ungkapnya.

Tak selesai sampai di situ, Bupati juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pemungutan pajak. Dengan begitu, pelaksanaan tugas antarperangkat daerah dapat berjalan lebih efektif dan sinergis.

“Langkah ini tidak hanya soal meningkatkan angka pendapatan, tapi juga memastikan bahwa pemungutan pajak dan retribusi dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut Mas Rusdi juga menyampaikan bahwa Pemerintah daerah juga akan melaksanakan operasi sisir dan kegiatan jemput bola untuk mempercepat penagihan serta memperluas jangkauan penerimaan daerah. 

"Cara ini terbukti efektif dalam memperkuat arus kas daerah dan menekan potensi tunggakan pajak," singkatnya

Terkait penurunan TKD, Bupati Rusdi menyebut Pemkab Pasuruan akan lebih selektif dalam pengelolaan anggaran. Belanja wajib dan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta kewajiban terhadap pihak ketiga akan menjadi prioritas utama.

“Kami tetap menjaga agar pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terganggu. Prinsip efisiensi akan kami terapkan tanpa mengorbankan kebutuhan publik,” tutup Mas Rusdi. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...