Hari Raya Idul Fitri tak hanya identik dengan pakaian serba baru kemudian lanjut bertandang ke rumah sanak saudara, dan mencicipi aneka jajanan meja khas lebaran.
Di Kabupaten Pasuruan, salah satu jajanan yang wajib ada adalah opak gambir. Makanan ringan yang memiliki cita rasa yang gurih dan renyah ini ternyata banyak diproduksi di Dusun Sentul, Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan.
Uniknya lagi, hampir setiap rumah di salah satu RT semuanya memproduksi opak gambir. Tak heran sampai-sampai diberi nama Kampung Opak Gambir.
Di kampung ini, sebagian besar warga sudah puluhan tahun berprofesi sebagai pengrajin opak gambir. Salah satunya adalah Mida Sudiati. Ia mengaku sudah 25 tahun menekuni dunia pembuatan opak gambir.
Di hari-hari biasa, ia hanya membuat tak kurang dari 14-18 kg opak gambir siap kirim. Puncaknya adalah puasa sampai menjelang lebaran, orderan yang datang per kepala keluarga bisa sampai 50 kilogram .
"Kalau mau lebaran seperti sekarang ini, sehari bisa buat sampai 50 kg. Susahnya adalah tenaganya, karena harus dibantu banyak orang supaya cepat selesai dan dapat banyak," kata Mida di sela-sela kesibukannya, Selasa (3/3/2026).
Untuk membuatnya, ada prosesnya tersendiri. Pemilihan bahan pun harus diperhatikan mulai dari tepung ketan, tepung tapioka, gula merah, gula putih dan santan. Semua bahan tersebut didapat dengan mudah di pasar tradisional terdekat.
Kata Mida, opak gambir buatannya diyakini istimewa, sebab punya rasa jahe dan keningar.
"Rasanya gurih dan manis jadi satu. Karena ada jahe dan keningar plus santan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Winongan Lor, Eko Supriyanto menegaskan bahwa potensi kampung opak gambir harus tetap dipertahankan.
Tak heran, saking banyaknya pemesanan, pihak pemerintah desa pun juga ikut bangga dengan potensi yang dimiliki dusun sentul ini.
"Kami berharap semua elemen masyarakat yang sangat menggemari opak gambir, silahkan datang ke Bumdesma winongan lor dengan nomor HP 085334433856, selamat merasakan nikmatnya opak gambir dari Dusun Sentul, Desa Winongan Lor," ajaknya. (emil)
Komentar