Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jelang Lebaran, Usaha Kue Rumahan Kebanjiran Order

Gambar berita
27 Mei 2019 (12:10)
Ekonomi
6328x Dilihat
0 Komentar
admin

Bulan Ramadhan selalu membawa banyak berkah bagi banyak warga. Apalagi menjelang Lebaran, tak sedikit masyarakat yang mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Salah satunya adalah usaha kue kering rumahan.

Sulastri (48), warga RT 01 RW 09, Dusun Wetan Embong, Desa Suwayuwo sudah 11 tahun bergelut di dunia pastry. Sebenarnya tak hanya kue kering saja, dirinya justru lebih dulu membuat kue basah seperti jajanan pasar dan sejenisnya.

Hanya saja, permintaan kue kering menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu meningkat 100%. Kalau di hari-hari biasa di luar ramadhan, dirinya hanya menghabiskan 5-10 kilogram telur, tepung terigu dan bahan-bahan untuk membuat kue seperti nastar, kastengels, putri salju dan lainnya. Akan tetapi, mulai dua minggu sebelum puasa, dirinya sudah harus bisa melayani permintaan pembeli yang membludak. Bahkan sampai menghabiskan 30-50 kilogram bahan dalam satu hari.

“Ya Alhamdulillah mas, usaha rumahan ini jalan terus dan banyak yang senang. Karena kalau pas saya nanya, gimana kue saya enak atau tidak. Semua bilang enak,” celetuk Sulastri kepada Suara Pasuruan saat berkunjung ke rumahnya, Minggu (26/05/2019).

Dalam usahanya, Sulastri menjual berbagai macam kue kering dalam toples maupun kaleng dan kardus, Menurutnya, kue dalam toples banyak dibeli oleh para pelanggannya. Karena lebih mudah jika ingin dibagikan kepada keluarga ataupun tetangga.

“Lebih simple langsung dimasukkan ke dalam tas kresek atau di tas,” singkatnya.

Sebelum sesukses seperti sekarang, Sulastri mengawali usahanya dari pesanan tetangga yang ingin dibuatkan kue untuk hajatan. Baik kue basah untuk hidangan pada saat tamu datang di acara nikahan atau tasyakuran, hingga sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke rumah.

“Saya masing ingat dulu ada tetangga yang punya hajatan kemudian saya tawari dan mau. Lumayan walau masih 50 pesanan saja,” ungkapnya.

Beruntung, dirinya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan kewirausahaan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan hingga swasta seperti Sampoerna.

“Sudah gak kehitung berapa banyak pelatihan yang saya ikuti. Sekarang sudah bukan peserta lagi, tapi didapuk jadi instruktur atau pelatih pembuatan kue basah dan kering,” imbuhnya.

Sekarang, dirinya sudah mempunyai banyak pelanggan. Ada yang datang sendiri ke rumah ataupun pesan melalui aplikasi medsos seperti WA, Instagram. Kebetulan, Sulastri juga punya anak laki-laki yang jago dalam membuat desain kue yang ia namakan RB atau Rizki Barokah.

“Saya juga sudah buat website resmi, yakni www.kuerizkibarokah.com. Kita lengkali semua usaha kita, mulai ijin usaha, kesehatan dan lain sebagainya,” jelas dia.

Untuk kue kering, hampir semua jenis telah dibuat Sulastri. Harganya pun bervariasi. Semprit jelarut dijual dengan harga Rp 28 ribu untuk toples besar dan Rp 18 ribu untuk toples kecil. Nastar Rp 38 ribu, cookies kismis Rp 30 ribu, kastengels Rp 53 ribu, putrid salju Rp 32 ribu, good time Rp 30 ribu, lidah kucing Rp 28 ribu, kue kacang Rp 37 ribu dan kue abon Rp 37 ribu. Tak hanya dalam ukuran toples, Sulastri juga menjual dalam ukuran per setengah kilogram.

“Tapi paling banyak memang beli yang toplesan karena dibuat untuk konsumsi sendiri,” tandasnya.

Selama membuat kue, dirinya dibantu oleh 2-3 pegawai. Tapi khusus ramadhan dan menjelang hari raya, dirinya memberdayakan 7-9 orang tetangganya. Omsetnya pun lumayan, lantaran dalam sehari dirinya bisa meraup untung bersih sebesar Rp 500 ribu.

“Senangnya di sini, karena bisa membantu para tetangga yang ingin mencari kesibukan. Hasil dari penjualan kita juga kita peruntukkan untuk mereka semua,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...