Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jumlah Okupansi Hotel di Kabupaten Pasuruan Naik 80%

Gambar berita
30 Oktober 2020 (17:31)
Pariwisata
3834x Dilihat
0 Komentar
admin

Libur Maulud Nabi Muhammad SAW plus cuti bersama di minggu ini, membuat jumlah okupansi (hunian) hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan meningkat hingga 80% dari hari biasa.

Kenaikan okupansi tersebut tak hanya terlihat dari semakin banyaknya arus lalu lintas kendaraan yang naik ke wilayah Tretes, Kecamatan Prigen saja. Namun juga dari banyaknya wisatawan yang bermalam di hotel, villa maupun penginapan non bintang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Pasuruan, Djoko Widodo mengatakan, tingginya okupansi hotel khususnya di kawasan Tretes-Prigen terasa sejak Rabu (28/10) malam. Bahkan, diprediksi akan terus naik sampai hari Minggu nanti.

"Mulai malam Maulud Nabi Muhammad SAW, aktifitas kendaraan yang mengarah ke Tretes sangat terasa. Jumlah kendaraan banyak yang parkir di hotel-hotel," kata Djoko, saat dihubungi via telepon, Jumat (30/10/2020) sore.

Dari banyaknya okupansi hotel di Prigen, rata-rata berasal dari luar kota, khususnya Sidoarjo, Mojokerto dan Surabaya. Tujuan mereka bervariasi, ada yang menginap untuk berwisata atau hanya berlibur di hotel. Menurut Djoko, seluruh pengunjung yang menginap di hotel-hotel di Prigen murni wisatawan. 

“Yang menginap murni wisatawan, tidak ada acara perusahaan atau pertemuan,” terangnya.

Dijelaskannya, kondisi seperti ini sangat melegakan. Sebab, okupansi semua hotel anjlok saat virus corona menjadi pandemi mulai bulan april lalu, dan baru merangkak naik saat awal pemberlakuan new normal.

“Kita semakin bersyukur, karena ini menjadi angin segar bagi pengusaha sampai level karyawan di bawah. Ada tamu lagi yang menginap di hotel,” harapnya.

Djoko lantas mencontohkan seputar okupansi di Pines Garden. Dari 31 kamar yang tersedia, seluruhnya sudah dibooking para wisatawan dengan harga mulai Rp 550.000 hingga Rp 1.050.000.  Dalam menerima tamu, pihak hotel non bintang ini sudah menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Sehingga para wisatawan tak perlu khawatir akan pelayanannya.
"Seluruh hotel harus menerapkan protokol kesehatan. Dan itu sudah dijalankan dengan baik," pungkasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Ratusan Mahasiswa 42 Negara

Ratusan mahasiswa SI, S2 dan S3 dari 42 negara di dunia berkunjung ke Kabupaten...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Pasuruan Periode 2026-2031

Untuk kedua kalinya, Abdullah Nasih Nasor terpilih kembali menjadi Ketua Badan A...

Article Image
Januari-Juli 75 Kasus Kebakaran. Damkar Kabupaten Pasuruan Imbau Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Terhitung Januari-Juli 2026, tercatat ada 75 kejadian kebakaran di Kabupaten Pas...