Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan Bertambah 3 Orang

Gambar berita
20 April 2020 (18:30)
Pelayanan Publik
3219x Dilihat
0 Komentar
admin

Jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, terus mengalami peningkatan.

Hingga Senin (20/04/2020) sore, ada tambahan 3 PDP  baru yang kini dirawat di RSUD Bangil.

Juru Bicara Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, ketiga PDP baru semuanya laki-laki. Yakni 1 warga Kecamatan Beji (59), 1 warga Kecamatan Rembang (50), dan 1 warga Kecamatan Prigen (46).

Untuk warga Beji dan Rembang sama-sama memiliki penyakit penyerta yakni bronchitis akut. Sedangkan warga Prigen memiliki Riwayat gagal ginjal dan mengeluh sesak nafas, sehingga memutuskan ke RSUD Bangil, tadi siang.

“Warga Rembang punya riwayat sesak atau asma, sedangkan warga Beji juga punya riwayat penyakit bronchitis akut. Dan untuk warga Prigen punya riwayat Gagal ginjal, dan datang ke RSUD Bangil karena sesak nafas,” kata Anang dalam keterangan pers nya di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Senin (20/04/2020) petang.

Dengan bertambahnya 3 PDP baru, maka total jumlah PDP sampai dengan hari ini mencapai 40 orang. Dengan rincian 5 warga dari Bangil, 5 warga dari Beji, 2 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 4 warga Grati, 1 warga Kraton, 1 warga Lekok 1 warga Nguling, 2 warga Pandaan, 7 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 1 warga Purwosari, 1 warga Rejoso, 2 warga Rembang, 2 warga Sukorejo, 1 warga Tosari dan 2 warga Wonorejo.

Sementara itu, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan juga bertambah dari 161 menjadi 167 orang. Tambahan 6 orang tersebut berasal dari Grati sebanyak 3 orang, Purwodadi 1 orang dan 2 warga Gondangwetan. Seluruh ODP tersebut berasal dari 22 kecamatn se-Kabupaten Pasuruan minus Kecamatan Kejayan dan Tutur yang hingga kini belum ada laporan maupun temuan kasus ODP maupun PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

“Semoga Kecamatan Kejayan dan Tutur tetap sebagai Kawasan Zona Hijau, dan mudah-mudahan Allah SWT memberikan banyak kesembuhan untuk PDP maupun pasien yang berstatus Positif Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Bangil,” ucap Anang.

Di sisi lain, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang berstatus Positif Covid-19 tetap 11 orang. Dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya telah sembuh dan sudah berkumpul dengan keluarganya untuk menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 4 pasien lainnya masih harus menjalani isolasi di RSUD Bangil, lantaran dari hasil swab kedua masih dinyatakan Positif Covid-19. 1 pasien lainnya baru dinyatakan positif beberapa hari lalu sehingga harus dirawat di RSUD Bangil, sedangkan 2 lainnya masih menunggu hasil swab kedua. (emil/anang saiful wijaya)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Budidaya Burung Puyuh di Desa Kandung, Kecamatan Winongan Sukses Hasilkan Omset Puluhan Juta Per Bulan

Budidaya burung puyuh merupakan salah satu potensi bisnis peternakan yang menjan...

Article Image
Sambut Ramadhan, Gubernur Khofifah dan Mas Rusdi Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar-Pilar Sosial

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali berkunjung ke Kabupaten Pa...

Article Image
Pasuruan United Raih Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Pasuruan United sukses meraih runner up dalam Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala G...

Article Image
12 Rumah Warga Jarangan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah warga Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten P...

Article Image
Sepakat Tekan Pengangguran. Pemkab Pasuruan dan HR Club Teken MoU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (H...