Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

JUNI, PASAR GEMPOL BEROPERASI

Gambar berita
25 Januari 2017 (13:11)
Ekonomi
11316x Dilihat
0 Komentar
admin

Pertengahan tahun ini, Pasar Gempol akan kembali bergeliat. Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan pembangunan pasar modern, khususnya pusat grosir konveksi yang berada di bagian depan, akan selesai pada bulan Juni.

Edy Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk perencanaan struktur bangunan sudah selesai, dalam artian pembangunan fisik bangunan sudah selesai. Dan untuk saat ini akan dilanjutkan dengan pemasangan keramik, partisi serta side development seperti pembangunan taman, parkir, musholla sampai dengan hidran.

"Kalau dari bentuk bangunan sudah terlihat, tinggal menambah keramik, memperhalus tembok dan pembangunan side development. Yang jelas kita selesaikan secepatnya ," kata Edy di sela-sela mendampingi Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dalam sidak aset Pemkab Pasuruan, Selasa (24/01).

Ditambahkannya, untuk pasar gempol ada dua bangunan permanen, yakni pasar tradisional yang berada di bagian belakang, serta pusat grosir konveksi di bagian depan. Untuk pasar tradisional sendiri, total ada 118 kios yang menampung para penjual palen (sapu, sabun dan sejenisnya), pakaian, sembako dan kios khusus ikan dan daging. Sedangkan di pusat grosir konveksi, setidaknya terdapat 250 stan yang menjadi sentra kulakan, mulai dari baju anak-anak, kain, batik dan bordir hingga kebutuhan konveksi lainnya.

"Kita akan mengoperasikan pasar tradisional terlebih dahulu. Insya allah bulan pebruari, di mana para penjual sebelumnya yang kita tempatkan di sebelah barat pasar ini akan kita pindah ke pasar yang baru. Total ada 116 penjual lama yang akan kita tempatkan," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad menegaskan bahwa keberadaan pasar gempol sebagai pusat grosir konveksi akan menumbuhkan geliat dan perputaran ekonomi yang cukup tinggi, terutama dari wilayah barat dan selatan.

"Ketika nanti sudah terbangun dan selesai, maka akan banyak pergerakan ekonomi masyarakat baik dari pasuruan maupun luar pasuruan. Di situlah perputaran uang terjadi sehingga dampaknya juga pada peningkatan taraf hidup masyarakat itu sendiri," ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...