Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Masuk Nominasi Award Peduli Ketahanan Pangan Jatim 2024

Gambar berita
04 Oktober 2024 (13:20)
Pelayanan Publik
1314x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kabupaten Pasuruan masuk nominasi Award Peduli Ketahanan Pangan Jawa Timur tahun 2024 kategori Inovasi Konsumsi Pangan Lokal.

Hal itu diketahui setelah tim penilai melakukan verifikasi lapangan ke beberapa lokasi, Jumat (4/10/2024) siang. Salah satunya UMKM Sadjiwo Daniswara yang merupakan produsen tepung bebas gluten dari singkong di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol. Termasuk mendengarkan paparan langsung Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis di Pringgitan Dalam, Komplek Pendopo Kabupaten Pasuruan.

Pantauan di lokasi, Nurkholis memaparkan semua hal tentang pengembangan usaha pangan lokal berbasis mocaf di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya di hadapan Prof Teguh dari UPN Surabaya sebagai Ketua Rombongan Tim Penilai serta para penilai lainnya.

Menurutnya, pengembangan usaha pangan lokal berbasis mocaf merupakan inovasi konsumsi pangan lokal sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan ketersediaan pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

"Karena Tepung mocaf berpotensi sebagai bahan pangan lokal yang Bebas Gluten, Sumber Karbohidrat Kompleks, Kandungan Nutrisi tinggi, Rendah Lemak dan Kolesterol, Baik untuk Pencernaan. Maka dari itu, inovasi usaha pangan lokal berbasis mocaf harus dilanjutkan," katanya.

Dijelaskan Nurkholis, Di Kabupaten Pasuruan ada sekitar 654 hektar lahan yang ditanami ubi kayu. Dari luasan hektar areal pertanian tersebut, produksinya bisa mencapai 10.220 ton per hektar. Begitu pula produktifitasnya sebesar 15627 kwintal per hektar.

Dari fakta tersebut, ia berharap inovasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi pangan, memperbaiki gizi masyarakat, dan memperkuat ekonomi lokal.

Sebab UMKM Sadjiwo Daniswara di Desa Karangrejotelah berhasil mengolah singkong menjadi tepung mocaf dan produk turunan seperti Brownies Krispi, Cookies, dan Jamur Krispy.

"Dengan potensi pemasaran di Pasuruan, Malang, Batu, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, serta daerah seperti Papua, Batam, dan Riau. Ini khan hebat dan patut dicontoh oleh UMKM lainnya," terang Nurkholis.

Ke depan, Nurkholis berharap peningkatan kesadaran masyarakat tentang manfaat tepung mocaf sebagai alternatif sumber karbohidrat pangan lokal.

Caranya bagaimana? Cukup dengan mendorong para petani singkong agar meningkatkan produksi singkong sebagai bahan baku tepung mocaf.

"Kita dorong petani singkong supaya bisa menggunakan tepung mocaf untuk kue,  roti, pasta, snack sehat. Kita aakan uji coba resep untuk menemukan variasi produk yang disukai konsumen. Insya Allah akan semakin banyak UMKM yang memanfaatkan singkong sebagai bahan baku tepung mocaf," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...