Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Raih Anugerah Wisata Jatim 2017

Gambar berita
21 November 2017 (12:51)
Pariwisata
3577x Dilihat
0 Komentar
admin

Kabupaten Pasuruan melalui Saygon Waterpark mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Wisata Jawa Timur 2017.

Penghargaan tersebut dberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Jawa Timur, Akhmad Sukardi kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Senin (20/11/2017) malam.

Saygon Waterpark menerima penghargaan sebagai Terbaik Kedua untuk kategori Wisata buatan. Sedangkan Terbaik Pertama diraih oleh Umbul Square dari Kabupaten Madiun, dan Bukit Batu Flower Garden, Kota Batu sebagai Terbaik Ketiga.

Usai menerima penghargaan, Bupati Irsyad mengaku bangga dengan keberadaan Saygon Waterpark yang mampu menarik jumlah wisatawan hingga berkali-kali lipat dari sebelumnya, serta meningkatkan derajat perekonomian masyarakat atau warga di sekitar Saygon Waterpark.

“Yang paling penting adalah bagaimana bisa menghidupkan perekonomian warga di sekitar lokasi wisata. Dengan banyak memberdayakan masyarakat sekitar, berarti ikut membantu Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mensejahterakan masyarakat,” kata Irsyad, sesaat setelah acara selesai dilakukan.

Ditambahkannya, tahun 2017-2018 adalah tahunnya Pemkab Pasuruan dalam memprioritaskan pembangunan kepariwisataan daerah. Pihaknya terus melakukan berbagai strategi yang bertujuan untuk meningkatkan  pendapatan dari sektor pariwisata, salah satunya dengan menghadirkan grup Pelataran Indonesia sebagai pihak pengelola candi Borobudur dan beberapa destinasi wisata di Bali. Tujuannya, menggunakan jasa mereka untuk membangun wilayah Tosari yang merupakan pintu masuk ke kawasan wisata gunung Bromo melalui gunung Penanjakan.

“Kemaren ketika Bromo Marathon 2017, kita adakan banyak agenda seni dan budaya di Amphiteater Plataran, dan acara Bromo Marathon pun kita laksanakan di sekitar Plataran Bromo. Tujuannya supaya Kabupaten Pasuruan lebih dikenal lagi oleh semua wisatawan, baik local domestic hingga turis mancanegara,” imbuhnya.

Tak hanya Bromo, Irsyad juga mencontohkan Komplek Masjid Muhammad Cheng Hoo di Pandaan yang terus dikembangkan menjadi kawasan wisata religi. Apalagi dengan keberadaan Museum Cheng Hoo ditambah dengan pasar buah dan oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan, menambah lengkap tujuan utama Pemkab Pasuruan dalam mendongkrak jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.

“Kita perbanyak kegiatan kepariwisataan di sekitar Komplek Masjid Cheng Hoo. Sebut saja Maslahat Expo atau pameran produk unggulan Kabupaten Pasuruan yang kita laksanakan selama 4 hari berturut-turut. Itu adalah salah satu kegiatan yang kita lakukan untuk menambah jumlah kunjungan kepariwisataan di Kabupaten Pasuruan,” terang pria yang baru saja berulang tahun ke 47 pada Hari Pahlawan 10 Nopember 2017 lalu.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan, event-event bertaraf propinsi dan nasional seperti MTQ (Mutsabaqoh Tilawatil Qur’an) Tingkat Jatim, Pekan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) dan Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah) Tingkat Nasional tahun 2017 adalah bagian dari cara untuk mengenalkan potensi wisata dan budaya khas Kabupaten Pasuruan.

“Kita yakin bahwa dengan adanya para peserta dari berbagai daerah di tanah air, otomatis mereka ingin membawa oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan. Nah, peluang itu yang kita ambil untuk meningkatkan PAD di sector kepariwisataan melalui tempat-tempat wisata maupun sector lainnya,” urainya kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, saat ditanya seputar perkembangan jumlah kunjungan kepariwisataan, Irsyad mentargetkan kenaikan antara 5-10% jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Pasuruan. Sebut saja tahun 2016 lalu, di mana total ada 2.270.824 wisatawan yang datang ke Kabupaten Pasuruan, sedangkan mulai januari-oktober 2017, jumlah wisatawan sudah melebihi dari 22.270.824 wisatawan.

“Kita akan terus perbaiki sarana prasarana wisata yang sudah ada, dan akan kita gali yang baru dan berpotensi menjadi daya Tarik wisata, seperti Gua Jepang, Pemandian Sumber Tetek dan lainnya,” jelasnya. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...