Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Terima 7000 Dosis Vaksin PMK

Gambar berita
24 Januari 2025 (02:20)
Kesehatan
8582x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebanyak 7000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Pasuruan, sudah datang.

Ribuan vaksin tersebut sudah diambil dari Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sekitar seminggu lalu.

Kepala Dinas Peternaan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur alfiah mengatakan, begitu selesai diambil, vaksin-vaksin tersebut langsung disebar ke seluruh kecamatan, khususnya dengan kasus PMK yang tinggi. Seperti Prigen, Lekok, Grati, Winongan dan Gempol.

“Kita seba ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Tapi memang kita prioritaskan ke wilayah yang kasus PMK nya banyak seperti Prigen, Winongan, Grati dan lainnya,” kata Alfiah di sela-sela monitoring pasar hewan Gondangwetan, Jumat (24/1/2025).

Dari 7000 vaksin yang diambil, jumlah dosis yang sudah disuntikkan ke ternak sekitar 2000-an dosis. Alfiah menegaskan bahwa ternak yang disuntik, seluruhnya adalah sapi potong. Sebab untuk sapi perah, vaksinasi sudah tuntas dilakukan.

”Ternak yang kita vaksin ya sapi potong. Kalau sapi perah semuanya sudah selesai,“ imbuhnya.

Lebih lanjut Alfiah menegaskan bahwa vaksinasi lebih banyak dilakukan pada sapi yang sehat. Sedangkan untuk sapi yang sakit, pihaknya berfokus pada penyembuhan terlebih dahulu.

“Tapi ada juga peternak yang awalnya punya sapi yang kena PMK kemudian sembuh dan ingin divaksin, ya kami lakukan,” terangnya.

Hanya saja, meski vaksin sudah datang, Alfiah menegaskan bahwa masih ada peternak yang menolak ternak miliknya divaksin. Alasannya pun beragam, salah satunya khawatir sapi-sapinya justru semakin sakit jikalau divaksin.

Oleh sebab itu, dengan datangnya vaksin dari Pusat, ia berharap para peternak untuk merelakan ternak miliknya divaksin.

“Kemarin kita laksanakan vaksinasi, tapi kami temui ada yang masih menolaknya. Ini sangat disayangkan, karena demi kesehatan ternak sapi juga,“ imbuhnya.

Diketahui, hingga Kamis (23/1/2025) kemarin, kasus PMK di Kabupaten Pasuruan berjumlah 251 kasus. Dari jumlah tersebut, 17 ekor diantaranya mati, 140 ekor sembuh dan 104 ekor masih dalam proses penyembuhan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...