Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KAPITEN, Citarasa Dalam Secawan Kopi Premium Berkualitas Internasional

Gambar berita
29 Agustus 2017 (10:49)
Ekonomi
7090x Dilihat
0 Komentar
admin

Kualitas rasa kopi nggunung dataran tinggi Kabupaten Pasuruan memang sebuah keniscayaan. Baik Arabika maupun Robusta, semuanya bercitarasa tiada duanya. Ya, demikian kesan pertama ketika kita menyesap secawan Kapiten, Kopi Asli Kabupaten Pasuruan. Kemurnian kopi berkualitas tinggi ini tidak lepas dari keahlian para petani kopi binaan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga agar kualitas biji kopi petik merah agar tetap premium.            

Kapiten Pasuruan terdiri dari sejumlah produk kopi hasil olahan kelompok tani dari 8 Kecamatan dengan kekuatan rasa khas dari wilayah penghasil masing-masing, seperti Kecamatan Tutur, Purwodadi, Pasrepan, Lumbang, Puspo, Prigen, Purwosari dan Tosari. Dengan luas lahan 4.365 hektar, para petani kopi mampu memproduksi 1.176,9 ton biji kopi kering (OC) atau 557.13 kg OC/hektar.

Adalah merk Kopi Joss, Kopi Suwuk, Kopi Ledug, Kopi Tuna Sari dan Kopi Pak Tani yang meramaikan varian produk Kapiten di pasaran. Disamping dikemas dalam bentuk bubuk kopi, Kapiten juga dijual dalam kemasan sangrai (roasted bean). Penanganan sempurna pasca panen kopi petik merah pada akhirnya menghasilkan citarasa kopi berkualitas.

Dari sisi marketing, distribusi aneka produk Kapiten telah merambah ke berbagai daerah. Tidak hanya di Jawa Timur saja, melainkan juga sampai ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, bahkan sampai ke negeri seberang. Produk kopi dalam kemasan roasted bean paling banyak diminati buyers dengan latarbelakang pengusaha kafe atau franchise dengan produk utama kopi olahan.    

Bukan sekedar akronim biasa ketika Kapiten dijadikan merek dagang dari sebuah produk kopi. Tidak hanya melimpah dari segi citarasa saja, tetapi sekaligus sebagai branding serta labelling terhadap varian produk kopi. Terlebih sesudah diperolehnya merek dagang dan hak paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) atas produk kopi hasil produksi beberapa Perkumpulan Kelompok Tani pada tanggal 24 Agustus 2017. Diantaranya, Perkumpulan Kelompok Tani Mulyo Rejo dari Kecamatan Prigen dengan merek dagang Kopi Ledug; Perkumpulan Kelompok Tani Sumber Rejeki dengan merek dagang Arjuna Semar dan Perkumpulan Kelompok Tani Manunggaling Karso Rejo dengan merek dagang Joss Kopi. Ketiganya merupakan cluster kopi ose sangrai dan tidak disangrai serta minuman dengan bahan dasar kopi.     

Pemberian hak paten Kapiten terhadap varian kopi yang sebelumnya masih bersifat parsial tersebut merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mendukung serta memfasilitasi paguyuban kelompok petani kopi agar dapat mengembangkan produksi kopinya secara maksimal. Termasuk membantu jejaring pemasaran, penerapan teknologi dan packaging menarik agar memiliki daya saing dalam satu merek dagang yang sama. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...