Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kapiten Terus Menjadi Branding Kopi Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
23 Maret 2019 (17:35)
Ekonomi
10113x Dilihat
0 Komentar
admin

Belakangan ini, Kapiten (Kopi Asli Kabupaten) Pasuruan menjadi perbincangan banyak orang, lantaran nama “Kapiten” dimiliki oleh warga Pati, Jawa Tengah.

Dengan dimilikinya nama tersebut, otomatis menimbulkan banyak spekulasi, salah satunya tentang apakah promosi Kapiten Pasuruan akan berhenti atau justru sebaliknya?

Ihwan, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Pasuruan mengaku sudah mendengar polemik yang ada. Menurutnya, memang benar ada merek Kapiten yang didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dari Kecamatan Pati, Jawa Tengah. Namun setelah dikroscek lebih lanjut, ternyata nama tersebut untuk produk Beras Ketan dan Beras Putih, sehingga jelas sangat berbeda dengan Kapiten Pasuruan yang merupakan produk kopi.

“Namun setelah kita kroscek merek tersebut adalah untuk produk beras ketan dan beras putih,” kata Ihwan saat dihubungi via telepon, Sabtu (23/03/2019).

Dijelaskannya, Kapiten yang dari Pati, Jawa Tengah sendiri baru diajukan ke Kemenhumham pada 6 November 2018 lalu. Sedangkan Kapiten Pasuruan yang merupakan produk kopi sudah diajukan sejak tahun 28 Desember 2016 lalu. Dari catatan tersebut, sudah jelas bahwa Kabupaten Pasuruan lebih dulu memiliki nama “Kapiten”.

“Jadi sudah kelihatan terkait tanggal siapa yang lebih dulu, termasuk produk kita jelas berbeda yang satu kopi dan satunya adalah beras ketan,” terang Ihwan.

Lebih lanjut Ihwan memastikan bahwa Kopi Kapiten Pasuruan akan jalan terus dan menjadi branding Kopi produksi Kabupaten Pasuruan. Meskipun sampai saat ini, Kapiten Pasuruan memang masih Kelas Nice, yaitu untuk jasa, berupa penyebaran iklan, bantuan manajemen industri atau komersial, sampai penataan etalase toko dan kafe. Tak hanya itu saja, Kapiten Pasuruan juga masih membawai merek-merek lain di Kabupaten Pasuruan seperti Kopi Joss dari Tutur, Kopi Arjuna Semar dari Purwodadi dan Kopi Ledug dari Prigen.

“Namun bisa dinaikkan kelas mereknya menjadi produksi, tapi hal tersebut terserah dari APEKI sendiri. Dan tetap yang bisa menaikkan kelas adalah pemilik dari merek Kopi Kapiten Pasuruan, kurang  lebih 2 tahun baru selesai,” jelasnya kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Kabupaten memastikan sudah memiliki merek Kapiten Pasuruan sejak tahun 2016 lalu.

Abdul Karim, Ketua APEKI Kabupaten Pasuruan mengaku heran dengan pemberitaan dimana merek Kopi Kapiten Pasuruan yang sudah diambil alih oleh warga di Pati, Jawa Tengah.

 “Saya justru heran kenapa ramai terkait merek Kapiten yang sudah diambil alih orang Pati, padahal kita sudah memilki hak cipta terkait merek Kapiten Pasuruan sejak tahun 2016 lalu,” tegasnya.

Dari APEKI sendiri sudah menerima sertifikat merek Kapiten Pasuruan sebagai produk kopi tercatat sejak 28 Desember 2016 lalu. Dengan nomer pendaftaran IDM000611740. Dari pendaftaran merek tersebut pemegang merek adalah Perkumpulan Petani Kopi Indonesia (APEKI) yang beralamat di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Terkait polemik ini, Karim mengatakan dari petani kopi justru merasa diuntungkan. Ini lantaran simpang siurnya berita ini menjadi viral sehingga banyak masyarakat justru menjadi penasaran dan mencari produk kopi kapiten Pasuruan.

“Dari simpang siur dan viral ini, kita sebagai Apeki justru senang, produk kopi kapiten justru diuntungkan karena promosi gratis dan banyak yang mencari,” terangnya.

Ditambahkannya, terkait Logo dan Merek Kapiten Pasuruan yang didaftarkan. Kapiten sendiri adalah singkatan dari Kopi Asli Kabupaten Pasuruan. Untuk logo di gambarkan sebagai Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dimana Apeki mengapresiasi terhadap Bupati Pasuruan yang peduli terhadap produksi hasil kopi petani di Pasuruan.

”Saat ini untuk merek Kopi Kapiten Pasuruan memang masih produk jasa. Dimana Logo Kapiten Pasuruan bisa ditempeli di berbagai merek kopi petani di Kabupaten Pasuruan sebagai tanda bahwa merupakan Kopi Pasuruan.Insya Allah akan kita tingkatkan lagi,” urai Karim. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Berangkatkan Peserta Mudik Gratis Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Saya Doakan Perjalanannya Lancar dan Selamat Sampai Tujuan

Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik ke k...

Article Image
Gus Shobih Acungi Jempol RSUD Bangil Beri Takjil Keluarga Pasien Sebulan Penuh

RSUD Bangil punya cara tersendiri untuk mengisi bulan suci ramadhan 1447 hijriah...

Article Image
Mas Rusdi Ajak Pegawai Pemkab Pasuruan Manfaatkan Betul Libur Lebaran Untuk Perkuat Silaturrahmi

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengimbau seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk me...

Article Image
Mas Rusdi - Gus Shobih Serahkan ZIS kepada Baznas Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tuntas melaksanakan zakat, infaq dan shodaqoh yang...

Article Image
Safari Ramadhan Pamungkas. Mas Rusdi - Gus Shobih Mohon Doa agar Revitalisasi Alun-Alun Bangil sampai Pembangunan Jalan Lingkar Berjalan Lancar

Bupati Pasuruan, Mas Rusdi dan wabup Gus Shobih tuntas melaksanakan Safari Ramad...