Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kejar Target, Produksi Garam di Kabupaten Pasuruan Capai 152 Ton

Gambar berita
25 Juli 2018 (18:27)
Ekonomi
4490x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski masih jauh dari target yang dipasang, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perikanan optimis produksi garam di Kabupaten Pasuruan akan terus meningkat setiap harinya.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, saat dihubungi via telepon, Rabu (25/07/2018). Menurutnya, memasuki 2 bulan musim kemarau atau sampai akhir juni 2018, hasil produksi garam di Kabupaten Pasuruan mencapai 152,75 ton. Sedangkan target produksi garam untuk tahun ini cukup banyak,yakni 15.250 ton.

“Beberapa waktu lalu sempat hujan dua hari, jadi banyak yang gagal panen karena memang maksimalnya garam tergantung panas sinar matahari,” terangnya.

Dijelaskan Slamet, masih sedikitnya hasil garam yang dihasilkan petambak lebih disebabkan  karena masa 2 bulan pertama yang digunakan sebagai tahap awal persiapan garam. Sehingga panen sendiri baru terasa sejak minggu keempat pada bulan Juni lalu.

“Produksi garam menunggu sampai benar-benar tidak ada hujan. Tepatnya mulai bulan Mei baru masa persiapan meja garam. Ketika dinlai sudah tidak ada hujan lagi. Maka persiapan meja garam ini bisa berlangsung sampai 1 bulan,” jelasnya.

Dari data Dinas Perikanan sendiri, untuk bulan Mei, kondisi garam yang dihasilkan memang sangat minim. Hanya di minggu keempat ada produksi sebanyak 13,4 ton, dan  itupun di minggu akhir bulan Mei. Barulah di minggu akhir bulan Juni mulai terdongkrak dan tercatat sampai akhir Juni bisa mencapai 152,75 ton. Kata Slamet, belum maksimalnya produksi garam adalah masih turunnya hujan di bulan Juni lalu, sehingga membuat banyak tambak garam yang harus memulai proses ulang persiapan lahannya karena lahan menjadi basah.

“Meski kita punya rumah prisma, tapi peran sinar matahari sangat penting untuk menyempurnakan hasil jadi garam,” ungkap Slamet kepada Suara Pasuruan.

Namun kendati baru 1 persen dari target yaitu 15.250 ton, Dinas Perikanan menurut Slamet masih optimis target bisa dikejar,  lantaran musim panen raya garam sendiri diprediksi baru akan terjadi pada Agustus-September mendatang.

“Bulan depan ini adalah puncak produksi garam sampai September. Harga garam pun juga turun meskipun produksi tidak banyak. Jika awal tahun lalu masih di harga Rp 2000 perkilonya. Saat ini sudah dikisaran Rp 1400 – 1800 perkilonya. Semoga pas panen raya, harga garam terus naik supaya kesejahteraan petani garam juga meningkat,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...