Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Keluarga Berintegritas. Cara Pemkab Pasuruan Ajak ASN Berantas Korupsi

Gambar berita
08 Desember 2025 (14:05)
Pemerintahan
1020x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ada banyak cara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk membangun kesadaran akan pentingnya pemberantasan korupsi.

Salah satunya dengan penguatan "Keluarga Berintegritas". Peran keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk karakter antikorupsi menjadi bahasan utama sekaligus poin penting yang disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori saat membuka Focus Group Discussion di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Senin (8/12 2025).

Pantauan di lokasi, acara ini menjadi sangat menarik. Sebab para undangan yang terdiri dari Sekda Kabupaten Pasuruan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD hingga Camat wajib membawa serta para istri maupun suaminya. 

Dalam sambutannya, Gus Shobih - sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini menegaskan Pemkab Pasuruan terus melakukan berbagai macam upaya pencegahan. Mulai dari penguatan, pengendalian intern, manajemen resiko sampai peningkatan kompetensi aparatur. 

Hanya saja, seluruh keberhasilan upaya tersebut dipengaruhi komitmen pribadi setiap aparatur sipil negara (ASN), dan salah satunya dukungan dari keluarga. 

"Dengan keluarga yang kuat, nilai moral yang terjaga dan kebiasaan positif yang dibangun sejak dini, maka kita telah berkontribusi besar dalam mencegah korupsi dari akarnya," katanya. 

Melalui FGD ini, Gus Shobih berharap terbangunnya kesadaran bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau lembaga negara. Akan tetapi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk dalam lingkungan keluarga masing-masing ASN.

"ASN yang pemahaman keluarga berintegritasnya kuat, maka Insya Allah akan bekerja dengan profesional dan menjadi benteng pencegahan korupsi di lingkungan kerjanya," imbuhnya. 

Sementara itu, Zaini Arief Budiman dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Negara Pemeriksa Keuangan RI saat didapuk menjadi narasumber mengatakan peserta tidak hanya memahami konsep keluarga berintegritas secara teori saja. Akan tetapi harus juga merasakannya secara langsung. 

"Karena integritas yang kuat di rumah tangga akan membentuk karakter aparatur yang bersih, disiplin, dan beretika dalam bekerja," ucapnya. 

Lebih lanjut Zaini menitik beratkan setiap keluarga berintegritas sudah pasti memiliki aturan yang baik, memiliki nilai etika yang dibangun dengan penuh komitmen, serta keterbukaan dalam segala hal.

"Setiap keluarga harus punya aturan, punya nilai etika yang dibangun secara komitmen, dibanguun transparan dan keterbukaan. Terakhir jangan lupa selalu sadar resiko akan kecurangan," himbaunya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
13 Kali Berturut-Turut. Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

13 kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses mempertahankan pred...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Intens Lakukan Pemeriksaan Post Mortem

Sejak hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan...

Article Image
Idul Adha 1447 H. Pemkab Pasuruan Salurkan 260 Hewan Qurban

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan sebanyak 260 hewan qur...

Article Image
Ini Sapi Qurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Tahun ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan kembali menerima sapi qurban dari Presi...

Article Image
HLUN 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Lansia Investasi Kesehatan

RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Kelua...