Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KELUARKAN SURAT EDARAN, LARANG RAYAKAN HARI VALENTINE

Gambar berita
14 Februari 2017 (19:22)
Pendidikan
6665x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan melarang perayaan Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Pebruari.

Larangan tersebut diwujudkan melalui Surat Edaran (SE) dengan nomor 421.2/288/424.071/2017 tentang larangan perayaan Valentine, di mana SE tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi.

Kata Iswahyudi, SE tersebut ditujukan kepada semua sekolah se-Kabupaten Pasuruan mulai Senin (13/02), dengan tujuan agar diketahui bukan hanya oleh siswa dan penghuni sekolah, melainkan oleh para orang tua alias wali murid.

“Yang paling penting adalah orang tua untuk saya harapkan senantiasa mengawasi putra-putrinya agar melarang apapun kegiatan yang kaitannya dengan Valentine, karena nanti disalahartikan dengan pergaulan bebas,” kata Iswahyudi di sela-sela kesibukannya, Selasa (14/02).

Valentine atau yang dikenal warga dunia sebagai Hari Kasih Sayang menurut Iswahyudi tidak menandakan sebagai budaya atau karakter asli bangsa Indonesia, melainkan budaya barat. Untuk itu, dengan diedarkannya surat untuk semua sekolah, pihaknya berharap agar para guru dapat memberikan pemahaman akan makna valentine yang sebenarnya.

“Yang namanya kasih sayang itu ya tidak mengenal tanggal. Kasih sayang itu diberikan setiap saat dan setiap waktu. Antara orang tua dan anak, anak dengan hewan peliharaan dan sebagainya. Oleh karenanya, saya harap SE ini bukan hanya dibaca saja, melainkan diterapkan sebaik mungkin,” jelasnya.

Sementara itu, larangan merayakan Valentine banyak yang mendapat tanggapa positif dari para pelajar. Tiara (15), salah satu pelajar asal SMPN 3 Bangil mengaku tidak ikut merayakan Valentine’s Day. Menurutnya, Valentine’s Day adalah budaya barat yang tidak sesuai dengan adat ketimuran bangsa Indonesia.

“Kalau kita hanya sekedar ngasih cokelat saja sama teman kita ya tidak masalah. Tapi kalau melakukan hal-hal yang dilarang agama, itu buruk sekali,” ungkapnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kapolda Jatim bersama Bupati Rusdi Pimpin Tanam Jagung Serentak di Rembang, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa...

Article Image
Siaga Tanpa Henti: Mas Rusdi Resmi Luncurkan UGD Puskesmas 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi meluncurkan layanan Unit Gawat Darurat (UGD)...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Launching UGD 24 Jam se-Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaunching Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam se-Kab...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrim

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan k...

Article Image
Audiensi Langsung dengan Mensos RI, Bupati Pasuruan Berharap Ada Penambahan Kuota PBI-JK

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengambil langkah strategis dalam upaya memperluas...