Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pasuruan Berpartisipasi Aktif Dalam High Level Meeting Bersama Gubernur Jatim

Gambar berita
22 Februari 2023 (06:08)
Pelayanan Publik
2464x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Untuk mengendalikan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berpartisipasi dalam High Level Marketing. Dihadiri oleh Wakil Bupati Mujib Imron dan seluruh Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah se-Jawa Timur, forum koordinasi yang diselenggarakan di Hotel JW Marriot, Kota Surabaya tersebut dipimpin langsung oleh  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.  

Kata Gubernur, pertemuan High Level Marketing menjadi bagian penting dari seluruh Kepala Daerah untuk bisa menyinkronkan berbagai langkah-langkah strategis dalam mengendalikan laju inflasi di Jawa Timur. Tentunya dengan koordinasi dan konsolidasi secara intens antara Satgas pangan dan seluruh stakeholder lainnya.

Saat memberikan paparan, Gubernur Khofifah menyampaikan peningkatan harga beras merupakan salah satu penyebab inflasi. Penyebabnya dikarenakan perubahan harga BBM serta perubahan harga untuk menjaga stabilitas komoditas harga pangan atau disebut dengan volatile food.

Meski demikian, harga beras saat ini sudah mengalami penurunan dan berangsur stabil dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) saat ini Rp 9.450 per kilogram. Sedangkan di beberapa wilayah masih mencapai Rp 12.000 per kilogram.

"HET beras saat ini ada di harga Rp 9.450 per Kg. Di Surabaya saat ini di kisaran harga Rp 8.800 per Kg. Tapi di Sumenep, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar masih Rp 12.000 per Kg. Harga ini diperkirakan akan berangsur turun. Maka dari itu, kita bertemu untuk  menyinkronkan berbagai langkah-langkah koordinatif antisipasi kalau inflasi tidak terkontrol dan tidak terkendali," jelas Gubernur Khofifah pada hari Senin (20/2/2023).

Di sisi lain, Gubernur mendorong setiap daerah mempersiapkan stockist di area pasar-pasar rakyat untuk menampung beras. Tujuannya untuk menstabilkan harga di bawah HET dengan intervensi secara pro aktif oleh Bupati/ Walikota.

"Intervensi program stockist yang telah berjalan berlangsung hingga minggu ketiga Februari. Karena pada Februari minggu ketiga, petani padi sudah memasuki musim dengan prediksi hasil 60.000 ton beras. Kemudian pada minggu keempat, potensi panen sebesar 70.000 ton beras dan Maret 1.050.000 ton beras," paparnya.  

Sebaliknya, dibutuhkan sinergitas antara Satgas Pangan dan Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI) dalam upaya mitigasi terhadap berbagai harga bahan pokok di seluruh daerah. Sehingga dapat memonitor stok padi di masing-masing penggilingan guna mengukur kekuatan suplai beras.

"Penggilingan memiliki stok selama 30 hari dalam keadaan normal. Namun tidak dengan kondisi saat ini. Tercatat pada Januari atau awal tahun, stok penggilingan hanya kuat memasok beras selama 2-3 hari saja. Ketika mendengar informasi stok tersebut habis, Pemprov Jatim langsung melakukan koordinasi intensif dengan Bulog," tuturnya. (Eka Maria+Iguh)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...

Article Image
Ajak Lansia Berdaya. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Panen Sayur dan Ikan di RSUD Grati

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama RSUD Grati punya cara tak biasa dal...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...