Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Festival Jenang Suro. Cara Warga Desa Tutur Peringati Tahun Baru Islam

Gambar berita
08 Juli 2026 (15:15)
Budaya
388x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sudah pernah dengar jenang suro? Ya, Bagi sebagian masyarakat muslim, jenang suro atau Bubur Suro bukan hanya sekedar sajian lezat, namun juga bagian dari tradisi menyambut Tahun Baru Islam

Seperti yang dilakukan masyarakat di Desa Tutur, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pergantian kalender islam ini disambut dengan antusias oleh Pemerintah Desa Tutur dengan menggelar Festival Jenang Suro.

Festival tersebut digelar pada Minggu (5/7/2026) di Pendopo Kecamatan Tutur dan sepanjang jalan di sekitaran kantor kecamatan. 

Pantauan di lokasi, para ibu yang merupakan warga sekitar terlebih dulu memasak jenang suro secara gotong royong di Halaman Pendopo Kecamatan Tutur. Setelah selesai, jenang-jenang tersebut ditempatkan dalam wadah stereofom untuk kemudian dibagikan gratis kepada siapapun yang hadir.

Kepala Desa Tutur, Hermanto Susilo mengatakan festival jenang suro merupakan adat istiadat dan tradisi yang dilakukan masyarakat Desa Tutur setiap kali menyambut datangnya Tahun Baru Islam alias Muharam.

“Inilah Festival Jenang Suro yang secara turun-temurun telah lama menjadi bagian dari budaya yang tetap lestari hingga kini. Sudah bertahun-tahun kami laksanakan,” katanya.

Dalam festival ini, masyarakat juga menyaksikan pawai budaya yang semarak, hingga bazar UMKM lokal yang menampilkan beragam produk unggulan. Kata Hermanto, kegiatan seperti ini menandakan tradisi terus terjaga, budaya terus hidup, dan ekonomi lokal terus bergerak.

“Karena festival jenang suro ini bertujuan untuk mendoakan semua mahluk hidup yang ada di desa Tutur, agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan ke depan dapat terus gemah ripah loh jinawai,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Tutur, Hendi Candrawijaya berterima kasih kepada masyarakat Desa Tutur yang senantiasa menjaga adat istiadat dan budaya, salah satunya festival jenang suro.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaganya agar tetap dilanjutkan oleh generasi mendatang.

“Mari terus lestarikan warisan budaya sebagai identitas dan kebanggaan untuk  memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada generasi muda,” ucapnya.

Hendi meyakini, melalui festival jenang suro, nilai gotong royong, persaudaraan, dan penghormatan terhadap tradisi leluhur akan terus terjaga di tengah perkembangan zaman yang semakin canggih.

“Karena ini sebagai bentuk pelestarian budaya, maka saya ucapkan terima kasih kepada Pemdes Tutur khususnya dan masyarakat Kecamatan tutur pada umumnya agar tetap guyup rukun menjaga warisan budaya kuno, sehingga akan tetap lestari,” harapnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Raperda P-APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026...

Article Image
Ada Titik Kebakaran Baru, Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Arjuno Gunakan Helikopter Water Boombing

Masih adanya titik kebakaran baru di kawasan Gunung Arjuno yang tak bisa dijangk...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan Vaksinasi Internasional dan Layanan Paspor, Semuanya Dilakukan di Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi layanan vaksinasi internasio...

Article Image
Mas Rusdi Pimpin Drawing Bupati Cup 2026 Pasuruan Super League. Ini Hasilnya

Turnamen Sepakbola Bupati Cup Tahun 2026 Pasuruan Super League, kembali digelar....

Article Image
Puluhan Ribu Umat Islam Hadiri Haul ke 45 Al-Maghfurlah Al-'Arif Billah KH. Abdul Hamid. Pemkab Pasuruan Sediakan Ribuan Nasi Bungkus sampai Jajanan Pasar

Puncak Peringatan Haul ke-45 Al-Maghfurlah Al-'Arif Billah KH. Abdul Hamid bin A...