Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi Hadiri Puncak HAN ke 42 Jatim di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
29 Juli 2026 (13:42)
Pemerintahan
100x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kabupaten Pasuruan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berlevel Provinsi. 

Kali ini adalah Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di objek wisata Ngopibareng Pintu Langit, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026). 

Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi;  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Sekda Prov Jatim, hingga Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo yang hadir bersama Ketua TP PKK, Mela Rusdi Sutejo serta Wakil Walikota Pasuruan, Muhammad Nawawi.

Pantauan di lokasi, peringatan berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan siswa yang antusias menampilkan berbagai talenta mulai dari seni tari, pembacaan puisi, hingga atraksi Polisi Anak.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang meluncurkan program layanan Perisai Anak.

Menurutnya, Pemprov Jatim sangat serius dalam komitmennya melindungi setiap hak perempuan dan anak.

“Saya apresiasi Pemprov Jatim yang luar biasa dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak, dan ini bukti nyata telah memberikan layanan Perisai Anak yang akan melindungi perempuan dan anak di Jatim,” katanya. 

Program tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kehadiran layanan Perisai Anak diharapkan mampu merespons dengan cepat berbagai aduan dan persoalan yang dihadapi anak-anak di Jawa Timur.

Arifah juga menegaskan bahwa persoalan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja tanpa kolaborasi.

“Permasalahan perempuan dan anak harus semua pemangku kepentingan ikut andil dalam penyelesaian permasalahan, tidak bisa berdiri sendiri,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat penegak hukum hingga berbagai pihak terkait, untuk bersinergi. Penanganan yang komprehensif dari berbagai sektor dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan perempuan dan anak secara menyeluruh.

Selain itu, Menteri PPPA berpesan kepada para orang tua agar selalu menjaga anak dari ancaman media sosial dan pergaulan bebas.

“Kita sebagai orang tua wajib mengetahui segala kegiatan anak terutama pada media sosial yang sangat besar pengaruhnya, selain itu pergaulan bebas yang dianggap gaya hidup,” tutupnya.


.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...

Article Image
Harganas ke-33 di Malang, Kabupaten Pasuruan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar di Pendopo...

Article Image
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi Hadiri Puncak HAN ke 42 Jatim di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berlevel...

Article Image
58 Tahun. Produksi Susu Segar di KUTT Suka Makmur Eksis Penuhi Pasar Industri dan Masyarakat

Sejak tahun 1968, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Wilayah Kecam...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Tandon dan Menara Air di Wilayah Kekeringan dan Kesulitan Akses Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun ini...