Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kepala Sekolah dan Guru PAUD Berperan Besar Dalam Cegah Stunting

Gambar berita
29 Maret 2022 (12:08)
Pendidikan
3547x Dilihat
0 Komentar
admin

Kepala Sekolah dan Guru PAUD berperan besar dalam upaya  mencegah stunting di Kabupaten Pasuruan. Setidaknya, kata Wakil Bupati Mujib Imron, hal itu dapat disampaikan sebagai bahan sosialisasi dan edukasi kepada orang tua siswa. 

Hadir dalam agenda Workshop Konsep Literasi PAUD di Aula TK Al Hidayah, Sangarejo Pandaan, Wakil Bupati menitikberatkan tentang stunting yang saat menjadi permasalahan serius di Kabupaten Pasuruan. Sehingga menjadi fokus perhatian bersama untuk melakukan upaya preventif melalui gerakan KASIH BERSNDING MESRA (Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera).

Gejala stunting pada anak salah satunya adalah pertumbuhan kondisi fisik yang terhambat. Selain kondisi fisik, daya pikir dan daya ingat anak juga mengalami keterlambatan, sehingga perlu diantisipasi sejak dini. Akibatnya, pertumbuhan anak tidak bisa maksimal meskipun dari luar anak terlihat biasa saja.

“Stunting saat ini menjadi perhatian dunia karena mengakibatkan anak menjadi lambat dalam pertumbuhannya. Dari fisik bisa dikatakan pendek atau cebol. Usianya sudah 10 tahun, missal, namun kondisi fisiknya masih seperti anak usia 4 tahun. Tapi bukan lambat pertumbuhannya saja, tetapi juga daya pikir motoriknya yang lambat,” tuturnya dalam arahannya pada hari Senin (28/3/2022).

Lebih lanjut, Gus Mujib juga menjelaskan tentang perlunya peran orang sekitar demi kesehatan dan perkembangan anak dimulai dari fase 1000 hari kehidupan pertama yang dimulai dari saat awal kehamilan hingga anak sudah berusia 2 tahun.

Dalam fase ini Wabup berharap, para ibu hamil rutin memeriksakan kandungannya ke Posyandu untuk memastikan kesehatan janin. Juga harus dilakukan penanganan apabila ada tanda-tanda janin atau bayi kurang sehat.

Diakhir arahannya, Gus Mujib meminta Kepala dan Guru PAUD untuk ikut menyukseskan gerakan KASIH BERSANDING MESRA sebagai upaya untuk menanggulangi stunting. Caranya dengan membantu melakukan sosialisasi bahaya stunting kepada para Ibu yang sedang mengandung.

“Panjenengan sebagai orang yang kita harapkan bisa ikut mensosialisasikan terkait penanganan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Pasuruan. Panjenengan yang akrab dengan ibu-ibu muda yang sedang mengantarkan anaknya ke lembaga pendidikan. Kami harapkan secara langsung terus mensosialisasikan bahaya stunting”, pungkasnya (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pekan Pajak Daerah 2026. Pemkab Pasuruan Apresiasi 28 Desa Lunas Pembayaran PBB P2 Tepat Waktu

Ribuan wajib pajak se-Kabupaten Pasuruan mengikuti Fun Walk dan Gebyar Panutan P...

Article Image
Tipe-X Sukses Bikin Puluhan Ribu Penonton Pekan Raya Pasuruan 2026, Berpesta Pora

Band Ska Legenda Indonesia, Tipe-X membuat hari kelima Pekan  Raya Pasuruan...

Article Image
1097 Peserta Ishari Kolosal Lantunkan Sholawat Nabi. Wabup Gus Shobih Tegaskan Ishari Harus Dilestarikan dan Jadi Ekstrakulikuler di Sekolah

Apa jadinya jika ribuan umat islam melantunkan sholawat nabi dengan diiringi per...

Article Image
Mampir Studio Radio Suara Pasuruan, Mas Bupati Rusdi Ajak Masyarakat Nikmati Pekan Raya Pasuruan Dengan Cara Berbeda

Mas Bupati Rusdi, demikian biasanya Bupati Pasuruan akrab disapa mengajak masy...

Article Image
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka untuk Umum

Pasca sebulan lebih ditutup karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jalur p...