Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KETUA DEKRANASDA, Ny LULIS AJAK PERUSAHAAN BERDAYAKAN PEREMPUAN HINGGA JADI ENTERPRENUER

Gambar berita
01 Maret 2017 (19:20)
Ekonomi
5658x Dilihat
0 Komentar
admin

Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf mengajak semua perusahaan yang memiliki CSR (cooperate social responsibility) di bidang pemberdayaan masyarakat dan kerajinan local, untuk goes to public.

Ajakan tersebut disampaikan Lulis di sela-sela membuka Batik Fashion Design dan Sewing Workshop (seminar menjahit) yang digagas oleh PT Sorini Towa Berlian Corporindo, Beji, Rabu (01/03). Menurutnya, CSR adalah sebuah kwajiban yang telah diatur oleh Undang-Undang, sehingga selayaknya harus dilaksanakan oleh semua perusahaan yang berinvestasi di suatu daerah, salah satunya di Kabupaten Pasuruan.

“Memang masih banyak yang belum melaksanakan CSR nya dengan baik. Akan tetapi saya sangat mengapresiasi langkah PT Sorini dalam memberdayakan sekaligus melatih para ibu-ibu di sekitar Kecamatan Beji dalam keterampilan membatik, menjahit dan membordir,” kata Lulis dalam sambutannya.

Selain PT Sorini, Lulis juga menyebutkan beberapa perusahaan lain yang juga telah merealisasikan program CSR nya, sebut saja PT Amerta Indah Otsuka dengan pengembangan posyandu, polindes hingga program penghijauan, PT Telkom Indonesia dengan usaha memintarkan ibu-ibu di beberapa wilayah, serta perusahaan lainnya. Akan tetapi, jumlah perusahaan yang telah menjalankan CSR nya masih jauh dari harapan.

“Semoga saja tahun ini semakin banyak perusahaan yang memahami betapa pentingnya CSR memberikan dampak bagi warga sekitar perusahaan itu sendiri. Kalau sudah berbagi dengan warga, Insya Allah akan langgeng karena didoakan oleh mereka,” jelasnya.

Sementara itu, khusus untuk Batik Fashion Design dan Sewing Workshop (seminar menjahit), PT Sorini Towa Berlian Corporindo melibatkan 25 ibu-ibu dari Beji untuk dilatih menjahit, membatik dan membordir selama 2 bulan. Selama menjalani pelatihan, mereka dibekali dengan peralatan yang nantinya bisa dibawa pulang.

“Terima kasih, apalagi nanti mesin jahit ini bisa dibawa pulang, jadi tambah senang lagi,” ungkap Rifatul (37), salah seorang peserta pelatihan. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...