Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KKP RI Rencanakan Adanya Kawasan Garam di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
20 Maret 2019 (17:36)
Ekonomi
2687x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun ini berencana untuk membuat sebuah kawasan garam di Kabupaten Pasuruan.

Akan tetapi, rencana ini gagal, lantaran Dinas Perikanan masih belum bisa menemukan lahan petambak garam yang bisa dijadikan kawasan garam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, saat ditemui di kantornya, Rabu (20/03/2019).  Menurutnya, rencana pembuatan kawasan garam di tahun 2019 ini gagal tercapai. Sehingga tahun 2019 ini tidak ada bantuan pemodalan ataupun alat produksi garam dari pusat.

“Selain Pugar, dari KKP tahun ini ada rencana pembuatan kawasan garam. Jika ada kawasan garam akan dijadikan percontohan baik pemodalan untuk produksi sampai bantuan alat produksi,” terangnya.

Belum adanya tambak garam yang bisa dijadikan kawasan, salah satunya disebabkan karena tidak setujunya para pemilik tambak garam itu sendiri. Meski telah dilakukan sosialisasi, akan tetapi fakta di lapangan ternyata banyak petambak yang sifatnya hanya sewa lahan dan lahan petambak yang terpencar dan tidak dalam satu tempat.

“Hal inilah yang membuat kawasan garam gagal dibuat tahun ini. Apalagi untuk menjadi sebuah kawasan garam, harus butuh luasan yang cukup besar,” tandasnya.

Slamet menjelaskan, kawasan garam setidaknya dibutuhkan lahan seluas 15 hektar. Nantinya kawasan produksi garam ini akan diatur mulai dari meja garam, tandon air sampai tuak. Dengan dijadikan satu tempat, maka selain tertata dan terfokus, hasilnya dipastikan juga akan lebih tinggi karena semuanya akan menggunakan geoisolator atau terpal garam.

Padahal ada kawasan sebenarnya potensial untuk dijadikan kawasan garam yaitu di Raci, Bangil dan Gerongan, Kraton. Dari Dinas Perikanan sendiri kedepan masih berupaya agar ada kawasan garam di Kabupaten Pasuruan.

“Tapi kita masih lihat lagi apakah tahun 2020 masih ada program ini. Kalau masih ada terus kita upayakan agar ada kawasan agar agar selain produksi meningkat juga ada manajerial yang lebih baik dari produksi sampai penjualan,” pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...