Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KUATKAN BRAND "KAPITEN PASURUAN", PERTEMUKAN PETANI KOPI DENGAN PUSLITKOKA JEMBER

Gambar berita
03 Maret 2017 (18:32)
Ekonomi
3364x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemkab Pasuruan tak main-main untuk mengembangkan potensi kopi menjadi ikon baru pertanian Kabupaten Pasuruan.

Selain menyiapkan sejumlah anggaran, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Pertanian telah mengumpulkan sejumlah petani di Kecamatan Tutur, Puspo dan Prigen untuk sama-sama bertukar pendapat bersama Puslitkoka (Pusat Penelitian Kopi dan Kakau) Jember, di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Jumat (03/02).

Ihwan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan, tujuan didatangkannya kawan-kawan dari Puslitkoka Jember tak lain untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya, mulai dari pembudidayaan tanaman kopi hingga masa panen dan proses pembuatan kopi itu sendiri.

“Untuk menciptakan kopi yang bercita rasa super, banyak hal yang harus diperhatikan. Mulai dari pemilihan varietas benih, perawatan, panen sampai proses memasak kopi tidak boleh asal-asalan. Maka dari itu, kami undang Puslitkoka Jember untuk sharing ilmunya kepada petani kopi di Kabupaten Pasuruan,” kata Ihwan di sela-sela acara.

Selama ini, para petani kopi di Kabupaten Pasuruan sudah memiliki modal pengetahuan tentang kopi. Hanya saja, terkait bagaimana menjadikan kopi sebagai produk yang berkualitas dan menjadi brand daerah, para petani masih memerlukan pendampingan. Kata Ihwan, pihaknya akan mensupport kebutuhan petani kopi, mulai dari pelatihan, penyediaan bibit, sampai bantuan anggaran. Tahun ini, anggaran sebesar Rp 620 juta telah disiapkan untuk pembelian alat, mulai dari pare-pare (alat penjemur kopi), mesin pecah kulit sampai penggorengan kopi.

“Untuk jumlah alatnya berapa masih kita hitung antara kebutuhan dengan kecukupan anggaran. Yang jelas, alat-alat ini merupakan usulan dari para petani dan setelah kita sharing dengan Puslitkoka, memang sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, potensi kopi di Kabupaten Pasuruan sangat besar, di mana ada 8 kecamatan yang telah ditetapkan oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf sebagai senta kopi, yakni Kecamatan Tutur, Puspo, Prigen, Purwosari, Purwodadi, Lumbang, Pasrepan dan Tosari. Luas lahan kopi di Kabupaten Pasuruan mencapai 7000 hektar lebih, dengan rincian 4.365 hektare milik petani dan lebih dari 2000 hektar berada di kawasan perhutani. Menurut Bupati, salah satu faktor yang menjadikan kopi Pasuruan berbeda adalah kondisi geografis areal perkebunan kopi yang berada di sekitar gunung berapi, yakni Gunung Arjuno-Welirang dan Pegunungan Bromo-Semeru. Selain itu, penanganan pascapanen yang baik juga menghasilkan kualitas kopi yang baik pula.

” Kita mampu memproduksi 1.176,9 ton biji kopi kering (OC) atau 557.13 kg OC/hectare. Pemerintah akan mendukung dan memfasilitasi kelompok tani dalam mengembangkan produksi kopi. Kami akan terus membantu pemasaran, penerapan teknologi, dan pengepakan kemasan agar memiliki daya saing,” jelasnya.

Kapiten Pasuruan merupakan terdiri dari sejumlah produk kopi hasil olahan kelompoktani dari 8 Kecamatan dengan cita rasa khas masing-masing wilayah Kecamatan dengan merk seperti kopi joss, kopi suwuk, kopi ledug, kopi Tuna Sari, Kopi Pak Tani. Disamping dikemas dalam bentuk bubuk kopi juga dalam kemasan sangrai (roasted bean). (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...