Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Kepala BP2MI, Benni Rhamdani Minta Pemda Intens Latih Pekerja Migran Sebelum Ke Luar Negeri

Gambar berita
02 Oktober 2023 (15:11)
Pelayanan Publik
2171x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Selama tiga tahun terakhir, sebanyak 105.954 pekerja migran ilegal yang dideportasi dari luar negeri.

Selain itu, ada sekitar 2336 pekerja migran yang pulang dengan kondisi sudah meninggal dunia dalam kurun 3 tahun ke belakang.

Data sekaligus fakta tersebut disampaikan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benni Rhamdani saat sosialisasi di Ponpes Metal Islam Al Hidayat, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan pada senin (02/10/2023).

Menurutnya, kasus kekerasan dan pelanggatan hak asasi manusia masih menjadi momok bagi para pekerja migran ilegal di luar negeri.

Tidak sedikit dari mereka yang dideportasi bahkan dipulangkan dengan kondisi cacat fisik hingga psikis.

"Dengan kata lain, 1 hari rata-rata ada 3 peti jenazah yang dipulangkan ke Indonesia. Itu belum termasuk ABK (anak buah kapal) yang jenazahnya dibuang ke laut," katanya.

Tidak hanya itu, jumlah pekerja migran yang menjadi korban kekerasan fisik, psikis, hingga seksual pun juga tidak sedikit.

Selama tiga tahun terakhir, tercatat ada 3602 pekerja migran yang pulang dengan kondisi cacat.

Baik cacat secara fisik ataupun mengalami depresi ringan, bahkan hilang ingatan.

"Pekerja migran terutama yang ilegal memang lebin rentan jadi korban kekerasan fisik,  seksual,  pemerkosaan, dan sebagainya," ungkapnya.

Tak selesai sampai di situ, banyak pekerja migran ilegal yang tak mendapatkan hak-haknya atas pekerjaan yang dilakukan. Mulai dari tidak dibayar, hingga jadi korban human trafficking atau diperjual belikan oleh oknum majikan yang tak bertanggungjawab.

"Mereka rentan karena tidak diikat secara resmi oleh perjanjian kerja, sehingga bisa terjadi pemutusan kerja sepihak," jelasnya.

Oleh karenanya, BP2MI terus berupaya agar bagaimana caranya jumlah pekerja migran ilegal bisa berkurang dan beralih jadi pekerja yang legal di luar negeri.

Salah satunya dengan mendorong pemerintah daerah, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan desa, utamanya di wilayah Provinsi Jawa Timur untuk menggencarkan sosialisasi dan pelatihan kerja.

Apalagi, Benny menyebut bahwa Jawa Timur menjadi penyumbang kedua pekerja migran terbanyak di Indonesia setelah provinsi Jawa Barat.

Dimana BP2MI mencatat hingga saat ini tidak kurang dari 4,8 Juta warga Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Dengan sumbangan devisa terbanyak kedua di Indonesia  sebanyak rata-rata sekitar Rp 159,6 Triliun per tahunnya.

"Pekerja migran ini profesi yang mulia. Pemerintah harus buat aturan yang berpihak pada mereka, berikan layanan mudah, cepat murah, gak boleh mempersulit. Harus ada fasilitas negara agar mereka dihormati di negara lain," pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...

Article Image
Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Masyarakat Cek Kebugaran

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Mas Rusdi Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Kerja Nyata

Bupati Pasuruan, Mas Rusdi melantik dan mereposisi sejumlah pejabat di lingkunga...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 80 orang pejabat Eselon II, III...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...