Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kurang Hati-Hati, 4 Orang Tewas Disambar Kereta

Gambar berita
19 November 2021 (16:14)
Umum
2507x Dilihat
0 Komentar
admin

Perlintasan kereta api kembali memakan korban.

Kali ini adalah satu keluarga yang tewas di tempat kejadian perkara (TKP), setelah mobil Daihatsu Taft Nopol N-1898- yang mereka tumpangi, tertabrak kereta api Tawangalun KA 315, di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan Dusun Kampung Baru, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jumat (19/11/2021) siang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Achmad Kunaefi menjelaskan, tabrakan kereta kontra mobil ini terjadi sekitar pukul 12.02 WIB. Sang pengemudi, Stefen Fang Nyoto (22), warga Surabaya diduga kurang berhati-hati serta tidak memperhatikan bahwa akan datang kereta api .

Akibatnya, ketika mobil yang ia kendarai bersama dengan 3 anggota keluarga lainnya naik ke perlintasan dari arah barat ke timur, tak disangka langsung tertabrak kereta yang melintas dari arah utara ke selatan.

"Diduga pengemudi kurang berhati-hati dan tidak mendahulukan kereta api sesuai dengan Pasal 114 UU RI tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maupun  UU Perkereta Apian Nomor 23 tahun 2007, jadi kereta api tetap didahulukan. Korban ada 4 orang dan diduga satu keluarga," katanya.

Ketiga anggota keluarga Stefen yang meninggal dunia yakni Djemy Njoto (64) dan Ratna Indra Warni (55), warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, serta Velisa Yulian (24), warga Surabaya. Kata Kunaefi , untuk Stefen, Djemy dan Ratna meninggal dunia di tempat kejadian, dan saat ini berada di RSSA Malang. Sedangkan Velisa meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Purwodadi, dan selanjutnya dikirim ke RSSA Malang.

"Dari empat orang korban, 1 orang meninggal dunia dalam perawatan, dan 3 orang lainnya meninggal di tempat kejadian," singkatnya.

Atas kejadian tersebut, Kunaefi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhenti ketika mendekati perlintasan kereta api. Hal tersebut penting dilakukan, agar bisa mengetahui kondisi perlintasan, serta menghindari tertabrak kereta yang akan melintas.

"Kalau sudah mendekati perlintasan kereta, semuanya wajib berhenti. Dilihat kanan dan kirinya, apakah ada kereta yang mau lewat atau tidak. Kalau sudah kejadian seperti ini, kasian warganya," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...