Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Libatkan 102 Warga untuk Melipat 1.183.402 Surat Suara Pilkada Kabupaten Pasuruan 2018-2023

Gambar berita
24 Mei 2018 (16:28)
Politik
3257x Dilihat
0 Komentar
admin

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan mulai melakukan pelipatan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Sejak Rabu (23/05/2018), sebanyak 102 warga dilibatkan untuk bisa melipat surat suara sebanyak 1.183.402 lembar.

Winaryo Sujoko, Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan dari Divisi Logistik dan Keuangan mengatakan, pelipatan surat suara ini dilakukan di 2 tempat milik KPU, yakni di gedung Serbaguna dan Gudang yang terletak di Jalan R. Soedrasono, Pogar, Bangil. Ditargetkan, pelipatan surat suara selesai dalam kurun waktu 5 hari.

“Hrai ini sudah masuk hari kedua dan 3 hari harus selesai semua, karena kertas suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur akan kita lakukan setelahnya,” katanya.

Sembari mengawasi jalannya pelipatan surat suara, Winaryo menjelaskan bahwa ke-102 orang tersebut berasal dari 21 tim, di mana 1 tim terdiri dari 10 orang yang berasal dari warga yang berdekatan dengan kantor KPU Kabupaten Pasuruan

“Kebanyakan warga Pogar, karena kami ingin memberdayakan masyarakat sekitar yang juga ikut menjaga KPU,” singkatnya.

Ditambahkannya, dari total jumlah surat suara yang digunakan dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Pasuruan tahun 2018, surat suara dilebihkan dari jumlah DPT yang sebanyak 1.151.502 orang, dengan rincian sekira 2,5 % atau 29.900 lembar merupakan kertas suara cadangan, dan 200 lembar bertanda khusus digunakan untuk pemungutan suara ulang.

“Khusus untuk yang 200 lembar bertanda khusus tidak kita lipat dulu,” singkatnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal hasil pelipatan suara selama dua hari, pihaknya menemukan sebanyak 214 surat suara rusak, seperti warna surat yang pudar, robek, dan kusut. Kata Winaryo, surat-surat rusak tersebut akan kembali dievaluasi lebih lanjut, dengan harapan ditemukan kertas yang layak digunakan dalam Pilbup Pasuruan 2018-2023.

“Para warga ini kita bayar Rp 75 per lembar, sehingga kita harapkan mereka dapat mengebut sampai selesai, sesuai dengan jadwal yang kita harapkan,” beber dia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...