Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Lolit Sapi Terus Pertahankan Populasi 1000 Ekor Sapi Potong Setiap Tahun

Gambar berita
31 Agustus 2018 (10:27)
Ekonomi
5761x Dilihat
0 Komentar
admin

Loka Penelitian (Lolit) Sapi Potong di Grati terus mempertahankan populasi sapi sebanyak 1000 ekor setiap tahunnya.

Dicky Pamungkas, Kepala Lolit Sapi mengatakan, dipertahankannya jumlah populasi tersebut semata-mata mengikuti pakan ternak yang menyedot anggaran hingga Rp 2,7 Milyar untuk tahun ini. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembelian konsentrat yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi sapi itu sendiri.

“Kalau untuk memperbanyak populasi sebenarnya bisa kita tingkatkan. Akan tetapi semuanya tergantung dari besaran anggaran yang diberikan. Meskipun kita punya kebun rumput sendiri, tapi supaya menghasilkan sapi yang berkualitas dan sesuai SNI (Standart Nasional Indonesia), maka asupan gizi untuk sapi harus berimbang, yakni melalui konsentrat,” kata Dicky saat ditemui di kantornya, Jumat (31/08/2018) pagi.

Selama ini, untuk kebutuhan pendamping konsentrat, Lolit Sapi memiliki kebun rumput seluas 16 hektar. Kebun tersebut tersebar di kawasan Kelurahan Grati Tunon maupun di wilayah lainnya. Kata Dicky, rumput-rumput tersebut dipanen setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi, mulai dari pedet hingga indukan maupun sapi afkir.

“Ada sekitar 40 sapi afkir yang rencananya akan kita jual melalui Balai Lelang Kementan RI. Sapi yang termasuk dalam golongan tersebut ada yang cacat tubuh, upnormalitas atau gangguang pada reproduksi sapi betina maupun jantan, serta sapi-sapi yang tak memenuhi criteria seleksi seperti sapi albino, sapi pendek, sapi yang terkena infeksi, maupun sapi yang memiliki warna yang tak sesuai,” beber Dicky kepada Suara Pasuruan.

Ditambahkannya, dari 1000 ekor sapi yang ada di Lolit Sapi, 75% didominasi oleh sapi PO (peranakan ongol) yang saat ini berjumlah sekitar 600 ekor, dan sisanya adalah sapi bali dan Madura dengan total sekitar 320  an ekor.

“Sejak berdiri mulai tahun 2002, sapi yang paling banyak kami teliti di tempat kami adalah dari bangsa PO. Sesuai dengan anggaran yang digelontorkan dari Kementrian Pertanian, maka kita sesuaikan untuk memperbanyak jumlah sapi,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Rumah Sakit Nahdhatul Ulama Pasuruan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul U...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...