Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Lolit Sapi Terus Pertahankan Populasi 1000 Ekor Sapi Potong Setiap Tahun

Gambar berita: Lolit Sapi Terus Pertahankan Populasi 1000 Ekor Sapi Potong Setiap Tahun

Loka Penelitian (Lolit) Sapi Potong di Grati terus mempertahankan populasi sapi sebanyak 1000 ekor setiap tahunnya.

Dicky Pamungkas, Kepala Lolit Sapi mengatakan, dipertahankannya jumlah populasi tersebut semata-mata mengikuti pakan ternak yang menyedot anggaran hingga Rp 2,7 Milyar untuk tahun ini. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembelian konsentrat yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi sapi itu sendiri.

“Kalau untuk memperbanyak populasi sebenarnya bisa kita tingkatkan. Akan tetapi semuanya tergantung dari besaran anggaran yang diberikan. Meskipun kita punya kebun rumput sendiri, tapi supaya menghasilkan sapi yang berkualitas dan sesuai SNI (Standart Nasional Indonesia), maka asupan gizi untuk sapi harus berimbang, yakni melalui konsentrat,” kata Dicky saat ditemui di kantornya, Jumat (31/08/2018) pagi.

Selama ini, untuk kebutuhan pendamping konsentrat, Lolit Sapi memiliki kebun rumput seluas 16 hektar. Kebun tersebut tersebar di kawasan Kelurahan Grati Tunon maupun di wilayah lainnya. Kata Dicky, rumput-rumput tersebut dipanen setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi, mulai dari pedet hingga indukan maupun sapi afkir.

“Ada sekitar 40 sapi afkir yang rencananya akan kita jual melalui Balai Lelang Kementan RI. Sapi yang termasuk dalam golongan tersebut ada yang cacat tubuh, upnormalitas atau gangguang pada reproduksi sapi betina maupun jantan, serta sapi-sapi yang tak memenuhi criteria seleksi seperti sapi albino, sapi pendek, sapi yang terkena infeksi, maupun sapi yang memiliki warna yang tak sesuai,” beber Dicky kepada Suara Pasuruan.

Ditambahkannya, dari 1000 ekor sapi yang ada di Lolit Sapi, 75% didominasi oleh sapi PO (peranakan ongol) yang saat ini berjumlah sekitar 600 ekor, dan sisanya adalah sapi bali dan Madura dengan total sekitar 320  an ekor.

“Sejak berdiri mulai tahun 2002, sapi yang paling banyak kami teliti di tempat kami adalah dari bangsa PO. Sesuai dengan anggaran yang digelontorkan dari Kementrian Pertanian, maka kita sesuaikan untuk memperbanyak jumlah sapi,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...