Wakil Bupati Mujib Imron mengajak seluruh pengelola destinasi dan daya tarik wisata agar memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai media promosi. Sekaligus menggunakannya sebagai media pemasaran produk jasa pariwisatanya secara digital. Menurutnya, digitalisasi di era cyber adalah sebuah keniscayaan. Targetnya sudah pasti untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Baik domestik maupun turis mancanegara.
"Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola destinasi wisata. Harapannya, semuanya mahir memanfaatkan TIK dalam pemasaran pariwisata," ujar Wakil Bupati dalam kegiatan Pelatihan Desa Wisata, Pemandu Ekowisata dan Digitalisasi yang diadakan di Hotel Royal Tretes View, Kecamatan Prigen.
Ditambahkannya, pembangunan kepariwisataan tentu membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Masyarakat adalah unsur penting, bersama-sama dengan Pemerintah dan pihak swasta. Bersinergi melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan.
"Karena itu, pembangunan kepariwisataan harus memperhatikan posisi dan peran masyarakat. Baik sebagai subjek, pelaku maupun penerima manfaat. Dukungan masyarakat bisa diperoleh melalui penanaman kesadaran masyarakat akan arti penting pengembangan kepariwisataan," pintanya pada hari Rabu (14/12/2022) sore.
Untuk itu, Gus Mujib sapaan Wakil Bupati menjelaskan, dibutuhkan proses dan pengkondisian untuk mewujudkan masyarakat sadar wisata. Sekaligus untuk mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Pesona.
"Diantara model pembangunan wisata yang mengkolaborasikan fungsi pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku adalah pengembangan Desa Wisata. Juga mendorong berbagai upaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang cenderung mengalami ancaman kepunahan akibat akibat gencarnya arus globalisasi," ujarnya.
Sementara itu Gus Mujib menyebutkan, dibutuhkan dukungan lintas instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam upaya memperkuat destinasi wisata. Jika hal itu dapat direalisasikan dengan kompak dan solid, bukan tidak mungkin sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan ke depannya akan semakin maju.
"Semua daerah berpacu agar sektor pariwisata lebih maju. Dengan kekayaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Pasuruan bisa dipaketkan dengan banyaknya destinasi wisata yang kita miliki. Karena itu, Disparta harus besinergi dengan semua pihak. Misalnya dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian," tandasnya.
Di akhir arahannya, Wakil Bupati mengatakan, dengan infrastruktur jalan yang bagus melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT), maka destinasi wisata satu dengan objek lainnya akan terhubung. Sehingga konektivitas tersebut akan semakin memberikan peluang bagi pengembangan wisata di Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar