Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mas Rusdi Resmikan Pembukaan Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi

Gambar berita
23 Juni 2025 (14:30)
Ekonomi
2109x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan Sekolah Lapang Terintegrasi. 

Sekolah singkat bagi para peternak ini dibuka secara resmi dan serentak di 12 titik oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo di Balai Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Senin (23/6/2025).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Drh Ainur Alfiah mengatakan Sekolah Lapang Terintegrasi diperuntukkan bagi para peternak di 7 komoditas, yakni sapi perah, sapi potong, kambing, domba, unggas pedaging, unggas petelur, dan ulat sutera.

"Kalau yang serentak ada 12 kelas di 10 lokasi berbeda dan dibuka oleh Pak Bupati di Rembang untuk kelas unggas pedaging dan petelur," jelasnya. 

Dijelaskan Alfiah, digelarnya sekolah lapang peternakan terintegrasi merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Pasuruan dengan Universitas Brawijaya. 

Tujuannya tak lain untuk meningkatkan pengetahuan peternak mulai dari urusan budidaya sampai pemasaran produk. Apabila berhasil maka secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan, produktivitas dan efisiensi dalam beternak.

"Karena kami juga mengundang Profesor dari Universitas Brawijaya Malang dengan harapan  dapat memberikan cara manajemen budidaya yang baik, pengawasan kesehatan ternak sampai pemasaran produk peternakan itu sendiri," imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa sekolah lapang peternakan terintegrasi menjadi salah satu jembatan para peternak untuk bisa mendapatkan banyak ilmu dari pakar peternakan. Sehingga tak asal beternak saja, akan tetapi naik level sampai menjadi pengusaha yang sukses. 

Oleh sebab itu, ia meminta para peternak untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya serta mengaplikasikan dalam bidang yang tengah digeluti.

"Harapannya menjadi lebih pintar dalam beternak. Makanya manfaatkan dengan baik apa yang diberikan oleh narasumber. Jangan anti sama ilmu, ditelaah yang baik dan jadikan pembelajaran dalam beternak," tutupnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
13 Kali Berturut-Turut. Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

13 kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses mempertahankan pred...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Intens Lakukan Pemeriksaan Post Mortem

Sejak hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan...

Article Image
Idul Adha 1447 H. Pemkab Pasuruan Salurkan 260 Hewan Qurban

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan sebanyak 260 hewan qur...

Article Image
Ini Sapi Qurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Tahun ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan kembali menerima sapi qurban dari Presi...

Article Image
HLUN 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Lansia Investasi Kesehatan

RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Kelua...