Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Masyarakat Internasional Apresiasi Handycraft Indonesia

Gambar berita
23 Oktober 2017 (15:16)
Pelayanan Publik
3660x Dilihat
0 Komentar
admin

Beragam kerajinan tangan unik (handycraft) hasil kreativitas UKM Indonesia yang ditampilkan di pameran berskala internasional Asia World Expo 2017 di Hongkong 18-22 Oktober 2017 mendapat apresiasi publik internasional. Tidak terkecuali Cameron Walker Presiden Asia World Expo 2017 yang mengunjungi langsung stan pameran Paviliun Indonesia sebagai rasa ketertarikannya dengan produk-produk dari tanah air.

Cameron berharap, ke depan, Indonesia harus terus mengembangkan kerajinan tangan unik dan produk handmade-nya. Ia sekaligus menjanjikan akan memberikan akses pasar dan kesempatan lebih banyak bagi UKM Indonesia untuk mengikuti event pameran luar negeri.

"Diapresiasi karena handycraft kita yang terbuat dari tangan, unik bagi mereka. Kan bangsa Eropa harga jual kerajinan tangan jauh lebih mahal dari mesin. Saya jelaskan kepada Cameron bahwa kita menarik karena kita memang begitu multikultur, sehingga kita kaya dengan kerajinan khas daerah masing-masing", jelas Dedi Gumelar Duta Koperasi Indonesia sekaligus pendamping, Minggu (22/10/2017).

Mengutip website www.kominfo.go.id, Asia World Expo 2017 merupakan pameran terbesar yang dihadiri pelaku usaha dari berbagai negara. Dari Indonesia, ada 13 pelaku UKM yang ditampilkan dengan dipimpin oleh Duta Koperasi serta perwakilan dari Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam pameran yang berlangsung selama 5 (lima) hari tersebut, UKM Indonesia memamerkan karya kerajinan tangan. Diantaranya, kerajinan yang terbuat dari bahan kayu, perak, anyaman tikar dan kerang laut. Sedangkan peserta dari negara lain umumnya menampilkan produk pabrikan (industri).

Miing, sapaan akrab Dedi Gumelar sangat berharap, agar produk UKM Indonesia berorientasi ekspor, Kemenkop dan UKM berkewajiban membimbing para pelaku UKM secara kontinyu. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memberi pelatihan transaksi ekspor, pembekalan pengetahuan ekspor serta membuka akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan packaging. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...