Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Melebihi Target Tahunan, Produksi Garam di Kabupaten Pasuruan Capai 17 Ribu Ton

Gambar berita
20 November 2018 (10:43)
Ekonomi
3106x Dilihat
0 Komentar
admin

Produksi garam di Kabupaten Pasuruan, akhirnya melampaui target.

Tercatat sampai akhir Oktober lalu, hasil produksi garam dari petambak garam sudah mencapai 17.218 ton. Jumlah ini sudah melampaui target dari yang ditetapkan tahun 2018 sebesar 15.250 ton garam.

Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, musim kemarau atau musim garam tahun ini memang cukup bagus. Ini lantaran kendati belum memasuki musim hujan, namun realisasi produksi garam sudah cukup tinggi.

“Untuk bulan November ini prediksi memang sudah mulai masuk musim hujan. Namun selama di Kabupaten Pasuruan belum hujan, petambak garam tetap produksi garam terus,” kata Slamet saat dihubungi via telepon, Selasa (20/11/2018).

Ditambahkannya, dari jumlah garam yang mencapai 17.218 ton, pihaknya memprediksi, hasil produksi akan terus bertambah. Bahkan tidak mungkin jika musim hujan baru turun pertengahan atau akhir bulan November ini, besar kemungkinan, hasil garam bisa mencapai 19 ribu ton.

“Semoga saja musim kemaraunya sampai akhir bulan, meskipun BMKG sudah memprakirakan kalau hujan akan dating pada pertengahan atau akhir bulan ini. Kita optimis, produksi garam akan terus meningkat,” imbuh Slamet kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Slamet menjelaskan, bila dibandingkan tahun lalu, hasil produksi garam di tahun ini memang maksimal. Tahun 2017 lalu hasil produksi garam mencapai 14.515 Ton dengan masa durasi panen garam kurang lebih 5 bulan. Sedangkan di tahun ini kemarau justru lebih panjang, bahkan suhu udara panasnya bisa mencapai 35 derajat dan kering. Oleh karenanya, dengan masa durasi produksi garam yang mencapai 6 bulan lebih, maka tak memungkinkan hasil garam bisa mencapai lebih tinggi lagi.

“Selain itu untuk harga garam kendati hasil melimpah, harga masih cukup stabil di angka Rp 1000 perkilogramnya. Angka ini sudah cukup bagus karena tidak sampai anjlok hingga Rp 300-400 perkilogramnya seperti tahun tahun sebelumnya,” ujar dia.  (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...