Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Melihat Dari Dekat Layanan CSSD RSUD Bangil

Gambar berita
18 Oktober 2023 (09:10)
Kesehatan
2591x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

RSUD Bangil tak henti berinovasi.

Kali ini, rumah sakit kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan ini mempunyai aplikasi Central Sterile Supply Department (e-CSSD). 

Aplikasi ini digunakan untuk seluruh kegiatan mulai dari pemesanan hingga proses akhir sterilisasi alat-alat medis yang digunakan untuk pasien kembali ke ruangan tersebut.

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina melalui Kabid Penunjang, Didik Mariyono mengatakan, aplikasi ini dibuat untuk mengetahui keluar masuk alat-alat medis yang akan disterilkan. Sehingga terekam secara jelas dan akurat. 

 "Semuanya masuk dalam aplikasi e-CSSD di dalam komputer. Jadi tidak ada satupun yang tidak tercatat dalam sistem," kata Didik, di sela-sela kesibukannya, Rabu (18/10/2023).

Aplikasi e-CSSD sudah dibuat sejak tahun 2020 lalu. Saking efektifnya, layanan CSSD RSUD Bangil ini meraih penghargaan dalam ajang Hero Awards 2023 yang diselenggarakan Indonesia Central Sterilization Association (I-CSPA). 

Hero Awards 2023 diberikan kepada RSUD Bangil untuk kategori Instalasi Sterilisasi Pusat (CSSD) tingkat nasional. 

Kata Didik, RSUD Bangil mampu membuktikan sebagai rumah sakit pemerintah yang tak kalah dengan rumah sakit swasta. Bahkan, terus mengeluarkan inovasi yang tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

"Alhamdulillah, kami meraih Juara kedua dalam ajang Hero Award 2023," singkatnya. 

Terkait layanan CSSD, Didik menegaskan bahwa tahapan proses sterilisasi alat-alat medis yang digunakan untuk segala jenis tindakan medik ke tubuh pasien RSUD Bangil cukup banyak.

Dimulai dari request peralatan medis yang akan digunakan untuk operasi atau tindakan medis lainnya. Setelah itu dilanjutkan serah terima secara manual, pengecekan satu per satu alat sesuai dengan yang dikirim.

Setelah lengkap, maka alat-alat tersebut diproses di ruangan dekontaminasi, dipilah, dilihat satu-satu apakah berkarat atau tidak, barulah dilanjutkan cleaning manual ataupun automatic.

Proses selanjutnya adalah proses sterilisasi secara manual melalui perendaman dan pembilasan, maupun otomatis dengan mesin washer desinfectopr dan ultrasonic.

Hasilnya, alat tersebut sudah steril dari kuman atau bakteri. Kemidian dicek ulang kering tidaknya alat-alat tersebut. Lanjut lagi didiamkan dengan suhu ruangan, diinspeksi satu satu dengan menggunakan magnifiying alias kaca pembesar.

Barulah kemudian disetting, pengemasan packing dengan diberi indikator kimia, fisika atau biologi, dicheck list, ditutup, dikasi indikator, dan proses akhir sterilisasi. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...