Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan meramaikan Malang BI Youth Tiful Festival 2025. Digelar di Hall Malang Town Square (MATOS), Kota Malang selama lima hari. Terhitung mulai hari Kamis (30/7/2025) hingga Minggu (3/8/2025).
Hadir
di hari pertama pelaksanaan kegiatan, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori
bersama Kepala Perangkat Daerah terkait. Berikut, menyertakan para pegiat
ekonomi kreatif yang menampilkan beragam produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
serta Industri Kecil Menengah) (UMKM/IKM) unggulan dan Desa Wisata Cendono,
Kecamatan Purwosari.
Dijumpai
di sela-sela kunjungannya di venue acara, Gus Shobih sapaan familiar Wakil
Bupati menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada Kantor Perwakilan
Bank Indonesia (KPWBI) Malang yang memfasilitasi perhelatan festival. Sehingga
Dekranasda Kabupaten Pasuruan dapat berpartisipasi aktif dalam agenda yang
turut diikuti oleh Dekranasda dari Kabupaten/Kota lainnya tersebut.
“Terimakasih
kepada Harapan kami, BI membantu dalam hal pendanaan untuk meningkatkan
produktivitas UMKM di Kabupaten Pasuruan. Dengan pameran ini, banyak yang
melihat ragam potensi produk unggulan Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Dalam
gelaran hasil sinergi kolaborasi lintas daerah yang digelar setiap tahun oleh KPWBI
Malang tersebut, Dekranasda Kabupaten Pasuruan menampilkan bermacam produk
kriya berkualitas ekspor. Sebut saja Nurita Batik Tulis, produk kriya berupa
anyaman dan seni pahat hiasan dinding dari Desa Cendono Kecamatan Purwosari dan
beragam produk makanan dan minuman dari pegiat UMKM.
Pantauan
Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di
lokasi, stan dari pegiat ekonomi kreatif binaan Dinas Perindustrian dan
Perdagangan tersebut menarik banyak pengunjung. Mereka tidak hanya datang melihat-lihat
bermacam produk karya terbaik yang ditampilkan saja. Melainkan juga banyak
diantaranya membelinya sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Menariknya,
dalam acara berkonsep fair, forum, fun, dan competition yang menyatukan potensi
UMKM dari tujuh Kabupaten/Kota di Malang Raya, Pasuruan hingga Probolinggo tersebut,
Dekranasda Kabupaten Pasuruan berpartisipasi dalam fashion batik. Perpaduan antara
wastra bercorak estetik dan desain busana yang anggun nan anggun, menjadikan
penampilannya begitu sempurna. Tidaklah mengherankan jika tatkala para model
berlenggak-lenggok di atas catwalk mendapat applaus meriah dari para
pengunjung.
Sementara
itu, Kepala KPWI Malang, Febrina menuturkan, gelaran BI Youth Tiful Festifal tahun
ini lebih inklusif dan menyasar generasi muda sebagai motor perubahan. Ruhnya,
membangun branding dengan semangat kreatif anak muda.
Melalui
festival ini, mereka diajak mencintai dan bangga pada produk Indonesia. Tidak
hanya sekedar pameran, tapi juga menampilkan hasil kolaborasi dengan seluruh
Dekranasda di wilayah cakupan BI Malang. Produk yang ditampilkan-pun dikemas
dalam nuansa budaya lokal dan desain kekinian.
“Harapannya
ini jadi ajang promosi yang berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi
Jatim,” ujarnya. (Eka Maria)
Komentar