Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mulai Hujan. Dropping Air Bersih ke Daerah Kekeringan Tetap Dilakukan

Gambar berita
26 Oktober 2023 (08:19)
Pelayanan Publik
2194x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hari ini, wilayah pegunungan di Kabupaten Pasuruan sudah mulai diguyur hujan.

Hanya saja, 21 desa di Kabupaten Pasuruan masih sangat memerlukan pasokan air bersih, lantaran kekeringan masih melanda.

Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, hingga kini distribusi air bersih terus dilakukan setiap hari.

Per desa menerima dropping air bersih sebanyak 1 tangki berisikan masing-masing 5000 liter. 

"Distribusi air bersih intens kita lakukan, karena 21 desa di Kabupaten Pasuruan masih darurat kekeringan," kata Sugeng saat ditemui di ruangannya, Kamis (26/10/2023) siang. 

Dijelaskannya, puluhan desa tersebut tersebar di 6 kecamatan.  Rinciannya, ada 4 desa di Kecamatan Lumbang, yakni Desa Karangjati, Bulukandang, Watulumbung dan Desa Pancur. Kemudian Desa Sibon, Petung, Ngantungan, Mangguan, Desa Pasrepan, Klakah dan Desa Sapulante di Kecamatan Pasrepan. 

Selanjutnya Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Desa Sumberejo di Kecamatan Winongan. Berikutnya 4 desa di Kecamatan Lekok, di antaranya Semedusaru, Pasinan, Wates dan Balungan.  Tiga desa di Kecamatan Gempol juga terus menerima dropping air bersih, yaitu Desa Gempol, Wonosunyo dan Bulusari. Serta Desa Kedungpengaron dan Desa Ambal-ambil hingga kini masih dilanda kekeringan. 

Dari semua desa tersebut, BPBD tidak lagi mengirim tangki air bersih ke Desa Bulusari di Kecamatan Gempol dan Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan,  karena dua desa tersebut sudah teraliri air bersih, sehingga secara otomatis tidak menjadi prioritas pengiriman.

"Mudah-mudahan hujannya merata, jadi sumber-sumber air akan keluar," singkatnya. 

Selama distribusi, BPBD Kabupaten Pasuruan mengundang seluruh warga untuk menerima jatah air bersih secara bergantian. Sedangkan warga sendiri diminta untuk menyiapkan drum atau bak-bak air, sehingga proses distribusi menjadi lebih mudah dan cepat.

Sugeng berharap bencana kekeringan akan segera berakhir. Sehingga dropping air bersih juga akan distop.

"Kalau sudah keluar sumber airnya, secara otomatis penyaluran air bersih juga akan kami hentikan. Kita berdoa mudah-mudahan kekeringan akan segera selesai," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...