Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Optimis Tingkatkan Minat Konsumsi Ikan Masyarakat Hingga 30,39 kg/kapita/anak

Gambar berita
08 Agustus 2018 (09:58)
Ekonomi
2965x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun ditarget dengan prosentase tinggi hingga 30,39 kg/kapita/anak, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perikanan optimis dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai lauk utama.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Soegeng Soebijanto, Kabid Usaha Perikanan saat hadir dalam acara gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemerikan) di salah satu yayasan di Kecamatan Kraton, Rabu (08/08/2018) pagi. 

Menurutnya, target tersebut dipatok oleh Pemprov Jatim untuk Kabupaten Pasuruan. Meskipun sangat tinggi, akan tetapi hal tersebut menjadi pelecut untuk bisa terus mengajak masyarakat untuk membiasakan makan ikan sejak dini. Apalagi saat ini harga daging ayam dan telur terus mengalami kenaikan, sehingga ikan menjadi pilihan yang tepat sebagai lauk pauk.

“Target kita bukan lagi hanya anak-anak, akan tetapi seluruh bagian keluarga, yakni para orang tua. Kalau orang tuanya sudah biasa makan ikan, maka sudah pasti akan ditiru oleh anaknya. Apalagi sekarang ini harga daging ayam dan telur terus naik, pasti ikan pilihan pasnya,” katanya.

Ditambahkan Soegeng, untuk menggelorakan gemarikan, pihaknya terus melakukan berbagai macam usaha, seperti sosialisasi gemarikan, introduksi ikan dan cara mengelolanya pada ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), promosi dan gelar produk serba ikan. Seluruh kegiatan tersebut sangat efektif untuk bisa membuat masyarakat tertarik makan ikan.

“Kami yakin masyarakat sudah bisa memahami betapa pentingnya makan ikan. Kandungan Omega 3 nya paling tinggi sampai 210 mg. Jadi, untuk masyarakat kami himbau untuk berganti menu makan dari yang daging-dagingan menjadi ikan-ikanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Soegeng menambahkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 136.240.000, di mana anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan tersebut dipergunakan untuk sosialisasi forikan  bagi pengurus TP PKK kecamatan dan sosialisasi gemarikan pada anak-anak sekolah.

“Selain itu melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau 2018 ada sekitar Rp 63 juta untuk kegiatan introduksi pengolahan ikan bagi para kader gizi dan TP PKK desa/ kecamatan. Kegiatan ini untuk mendukung program gemarikan, di mana ibu-ibu RT yang dilatih untuk mengolah aneka olahan ikan, sehingga minat anak dalam keluarga untuk mengkonsumsi ikan jadi meningkat,” beber dia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...