Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pastikan Terminum Setiap Hari, Para Ustadzah di PP Wachid Hasyim Bangil Suapin Satu Persatu Santriwati Dengan Probiotik Dan Vitamin C

Gambar berita
29 Januari 2021 (10:55)
Kesehatan
3680x Dilihat
0 Komentar
admin

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Ada banyak cara yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Putri Wachid Hasyim Bangil agar para santriwatinya tidak tertular Virus Corona.

Sejak kasus Virus Corona merebak, setiap santriwati diwajibkan minum probiotik setiap pagi dan sore dan mengkonsumsi vitamin C menjelang tidur malam.

Gus Wildan, Pengasuh PP Wachid Hasyim Bangil mengaku, langkah tersebut penting dilakukan, mengingat ada 700 santriwati yang harus dijaga kesehatannya. Untuk itu, demi memastikan probiotik dan vitamin C tersebut dikonsumsi setiap hari, Gus Wildan meminta para ustadzah untuk menyuapi satu per satu santriwati tersebut, tanpa terlewatkan.

 “Kalau kita serahkan ke santri, bisa jadi tidak diminum karena rasanya yang berbeda. Maka dari itu, saya minta kepada para pengajar untuk satu persatu menyuapi ke santri  secara bergantian,” kata Gus Wildan, di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/01/2021).

Sebagai hasilnya, langkah yang dilakukan PP Wachid Hasyim Bangil ternyata terbukti efektif dalam menjaga kondisi kesehatan para santriwati. Bahkan, bisa menurunkan resiko kesehatan sampai tiga kali lipat.

Kata Gus Wildan, sebelum pandemi, jumlah santriwati yang sakit bisa mencapai 20-25 per harinya.  Dengan kebiasaan baru yang diterapkan PP Wachid Hasyim Bangil di tengah Pandemi, ternyata sukses menurunkan hingga 300 persen.

“Kalau dulu sehari bisa sampai 25 anak yang mengeluh sakit. Tapi sekarang hanya 4 sampai 5 orang saja. Itupun jarang sekali, kebanyakan sekarang tidak ada laporan santri sakit,” ungkapnya.

Dijelaskan Gus Wildan, Pola baru yang diterapkan kepada para santri ini akan terus dilakukan hingga Pandemi Covid-19 berakhir.

“Mudah-mudahan ikhtiyar kami menjadikan tangguh para santri dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” terangnya.

Di sisi lain, saat ditanya perihal apakah siap divaksin sinovac, Gus Wildan mengaku siap kapanpun dan dimanapun. Terlebih ketika banyak berita hoax atau statement liar yang mengatakan bahwa vaksin tidak halal, menurutnya itu tak benar.

“Vaksin Sinovac aman dan halal. Kalau kita tidak percaya dengan pemerintah, trus kita percaya dengan siapa lagi?,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Terus Ditingkatkan

Sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Wonokerto, teru...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong Peningkatan Level Puluhan Desa Maju Jadi Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tahun ini mendorong peningkatan status da...

Article Image
Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun t...

Article Image
1-31 Agustus 2026. Ayo Manfaatkan Layanan Pembebasan Pajak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indones...

Article Image
Jalur Bangil - Sukorejo Kini Terang Benderang. Pemkab Pasuruan Selesai Bangun 385 PJU Smart System

Sepanjang Jalan dari Bangil - Sukorejo, kini tak lagi suram alias terang bendera...