Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pawai 1000 Obor Ramaikan Malam Tahun Baru Islam 1445 H

Gambar berita
19 Juli 2023 (20:53)
Budaya
3096x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memperingati Tahun Baru Muharram 1445 Hijriyah, ribuan warga di Kota dan Kabupaten Pasuruan menggelar  Pawai seribu obor.

Dari pantauan di lapangan, Pawai Obor atau populer dengan istilah 'oncor' di Pasuruan dilakukan mulai Selasa (18/7/2023) malam dan dilanjutkan Rabu (19/07/2023) pagi.

Sambil membawa 'oncor' Ribuan warga memadati jalan raya sampai masuk ke permukiman warga.

Seperti halnya di Desa Plinggisan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.  Pawai 'oncoran' sudah jadi tradisi tahunan. Ribuan warga turun ke jalan memeriahkan malam satu suro itu.

Rombongan warga pun tumpah ruah di sepanjang Jalan raya sejak pukul 18.30 WIB.

Jasmin Fadila (20), salah satu remaja yang sudah ikut pawai 'oncor' sejak kecil ini mengatakan, perayaan momen tahun baru islam tahun ini lebih meriah dari sebelumnya. Menurut santriwati ini, kegiatan ini bisa jadi ajang mengakrabkan antara warga sambil menambah teman. 

"Saya sudah iku mulai kecil, seru ramai acaranya, Senang bisa tambah temen, " ujar Jasmin. 

Hal senada juga disampaikan Fandi (31),  warga Warungdowo. Ia menyampaikan bahwa tradisi menyambut malam suro ini masih terjaga sejak puluhan tahun lalu. 

Kekompakan warga selalu terlihat menjelang momen pergantian tahun baru islam.

"Momen yang ditunggu kalau seperti ini, oncoran atau pawai seribu obor di kampung ini," ungkap Fandy. 

Sementara itu, Camat Pohjentrek, Ifan menegaskan bahwa pawai obor sudah ada sejak nenek moyang dahulu. Hanya saja di tahun ini, jumlah pesertanya lebih banyak lantaran tak ada lagi pembatasan kegiatan masyarakat saat pandemi Covid-19.

"Bisa dilihat kalau tahun ini antusiasme warga jauh lebih meningkat bila dibanding tahun lalu atau bahkan sejak pandemi di tahun 2020," tegasnya. 

Untuk mengamankan jalannya pawai, sejumlah anggota kepolisian sampai Banser ikut mengawal pawai tersebut. Uniknya, warga tak hanya menonton pawai saja, melainkan juga menyediakan minuman dan makanan di sepanjang jalan yang bisa dibawa para peserta pawai. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...

Article Image
Kapolda Jatim bersama Bupati Rusdi Pimpin Tanam Jagung Serentak di Rembang, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa...

Article Image
Siaga Tanpa Henti: Mas Rusdi Resmi Luncurkan UGD Puskesmas 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi meluncurkan layanan Unit Gawat Darurat (UGD)...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Launching UGD 24 Jam se-Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaunching Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam se-Kab...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrim

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan k...