Wujud kepedulian dan solidaritas terhadap bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan bantuan sosial. Diperuntukan bagi korban gempa yang sampai saat ini masih banyak di posko pengungsian, bantuan dikirimkan melalui Posko Terpusat Pemerintah.
Dari hasil pengalangan dana yang dikoordinir oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan terhadap keluarga besar Pemerintah Kabupaten Pasuruan tersebut berhasil mengumpulkan Rp 70 Juta. Selanjutnya, donasi kemanusiaan dikirimkan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur. Â Â Â Â Â Â
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi menyatakan, donasi tersebut sebagai bentuk rasa kepedulian ASN Kabupaten Pasuruan kepada sesama. Terutama bagi korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.Â
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengucapkan terimakasih dan apresiasinya atas kepedulian seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Sekaligus berharap, pendistribusian bantuan sosial ke Posko Terpusat Pemerintah di Cianjur dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Â
"Bantuan sosial berupa donasi dalam bentuk uang tunai sudah kami kirimkan melalui rekening Posko Bencana Cianjur pada hari Sabtu (10/12/2022). Karena sifat bencana alam yang borderless, tak mengenal batas wilayah dan bisa terjadi dimanapun, mudah-mudahan kegiatan kemanusiaan ini dapat mengetuk kepedulian masyarakat. Mendermakan hartanya untuk Saudara-saudara kita disana yang membutuhkan bantuan," ujarnya pada hari Minggu (11/12/2022). Â Â
Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, kata Haris, dapat langsung menghubungi Posko Terpusat Pemerintah, Pendopo Kabupaten Cianjur di nomor telepon (0263) 261890. Atau bisa juga menghubungi BPBD Cianjur di nomor telepon (0263) 2912416.
Diketahui, akibat gempa bumi 5.6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada hari Senin (21/11/2022) lalu, sedikitnya 334 orang meninggal dunia. Hingga hari ini, Minggu (11/12/2022), upaya pencarian terhadap korban tertimbun longsoran masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Sementara itu, berdasarkan data dari BNPB disebutkan, jumlah pengungsi mencapai 73.874 jiwa yang tersebar di 325 titik pengungsian. (Eka Maria)
Komentar