Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pelajar SMKN Puspo Ciptakan Probiotik Khusus Sapi

Gambar berita
22 Mei 2022 (17:00)
Pendidikan
2996x Dilihat
0 Komentar
admin

Maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia membuat sejumlah pelajar di Kabupaten Pasuruan menggagas ide membuat obat penangkalnya.

Adalah para siswa-siswi SMKN Puspo yang berhasil menciptakan obat penangkal PMK pada sapi. Alhasil, probiotik tersebut mampu mencegah sapi terkena virus hingga menambah nafsu makan.

Ninuk Merdiana Oktaviana selaku guru pendamping di sekolah tersebut mengatakan, pembuatan probiotik pelajar di sini berawal saat merabaknya virus covid-19 dua tahun yang lalu. Dari situlah, ia mencoba  membuat penangkal virus tersebut dari bahan yang mudah di cari. Seperti susu segar, ragi, kunyit, air suling, tetes tebu, arang kering dan air kelapa.

Satu persatu bahan tersebut dijadikan satu dengan cara diblender.

"Semua bahan kita blender jadi satu. Kalau sudah langsung bisa dimakankan pada sapi," kata Ninuk saat dihubungi via telepon, Minggu (22/05/2022) sore.

Dijelaskannya, pembuatan probiotik untuk hewan ini sudah di produksi sejak lama. Pasalnya, profesi kebanyakan warga di wilayah lereng gunung bromo, khususnya Puspo rata-rata adalah peternak sapi. Oleh karenanya, wabah virus mulut dan kuku yang sudah merebak ini segera bisa teratasi.

"Kami harap sih bisa mencegah agar tidak terinfeksi virus hewan," imbuhnya.

Lebih lanjut Ninuk menegaskan bahwa manfaat probiotik hewan ini tak lain dapat menjaga daya tahan tubuh ternak saat melawan bakteri jahat yang menyerang. Selain itu, kandungan bahan di dalam probiotik ini juga bisa membantu melindungi datangnya virus lebih awal.

"Selain membantu melindungi datangnya virus lebih awal, probiotik ini juga menambah nafsu makan serta memperbaiki pencernaan dan peradangan organ dalam ternak," tuturnya.

Sementara itu, Ragil Pambudi, salah seorang peternak sapi di Puspo merasa terbantu dengan adanya probiotik ini. Hal itu bisa membantu untuk pencegahan terhadap penyakit kuku dan mulut.

"Alhamdulillah, ini buat antisipasi pencegehan PMK di wilayah Puspo ini," kata Ragil.

Hasil produksi probiotik yang dibuat oleh pelajar di SMKN tersebut sementara masih dibagikan ke para peternak di wilayah Puspo saja. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...