Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron meminta kepada seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Pasuruan agar senantiasa mengedepankan prinsip moderasi beragama dalam pelaksanaan Pesantren Ramadhan di lembaga sekolah masing-masing. Penegasan itu disampaikannya pada saat membuka Pembekalan Pemateri Pesantren Ramadhan 2023 di Gedung Wak Muqidin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Kata Gus Mujib sapaannya, prinsip moderasi beragama mengacu kepada sikap adil, berimbang, menghormati nilai kemanusiaan, menghormati kesepakatan bersama dalam bangsa dan bernegara serta taat hukum dalam menjaga ketertiban umum. Materi itu juga yang harus disampaikan dengan baik kepada siswa didik selama pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan.
"Tugas pertama guru itu mendidik, kedua mengajar, ketiga membimbing, keempat menerapkan, kelima melatih, keenam menilai, ketujuh mengevaluasi. Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mempertimbangkan nilai-nilai agama dan nilai-nilai persatuan. Sesuai tujuan pendidikan, meningkatkan ketakwaan serta akhlak mulia," ujar Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah.
Kata Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, tujuan dari diselenggarakannya Pembekalan Pemateri Pesantren Ramadhan tidak lain untuk menambah keilmuan para pengajar dalam mengisi kegiatan Pondok Pesantren Ramadhan. Menanamkan pendidikan karakter dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan secara universal. Juga menanamkan wawasan kebangsaan kepada anak didik.
"Di Kabupaten Pasuruan tidak hanya ada satu ormas tertentu saja. Tidak hanya pada NU saja, tapi juga ada Muhamadiyah. Tapi yang penting, kita bicara tentang nilai-nilai agama dengan prinsip keberagaman, toleransi, saling memahami, saling menghormati dan berdasarkan keadilan. Inilah tema-tema yang akan kita terima dalam materi pembekalan," jelas Wakil Bupati yang disampaikannya dengan nada bersemangat pada hari Jumat (21/3/2023) siang.
Menurut hemat Gus Mujib, penerapan prinsip moderasi beragama harus dilakukan secara bersama-sama. Diselaraskan dengan nilai-nilai akademis untuk kemudian ditrasfer oleh Guru kepada siswa didik.
"Pentingnya menjunjung sikap moderat untuk diterapkan bersama-sama. Diintegrasikan dengan pembangunan berbasis keluarga dibarengi dengan mengoptimalkan program Wak Muqidin. Memberikan pembekalan nilai-nilai agama dan akhlak. Sehingga dengan mendidik putra-putri di TPQ Madin, mereka akan tumbuh menjadi generasi bangsa yang menguasai saintek dan imtaqnya," pesan Wakil Bupati dalam acara hasil kerjasama antara Pemerintah Daerah bersama Ormas Islam di Kabupaten Pasuruan tersebut. (Eka Maria)
Komentar