Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Pastikan, Banjir di Bangil Segera Bisa Diatasi

Gambar berita
18 Oktober 2018 (18:05)
Lingkungan
3652x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan, wilayah utara Kecamatan Bangil yang rutin menjadi langganan banjir setiap tahunnya, perlahan bisa diatasi.

Meskipun proses normalisasi masih akan terus berlanjut hingga tahun 2019 mendatang. Namun pelebaran sungai dipastikan bisa mengurangi dampak banjir hingga turun 40 persen.

Hanung Widya Sasangka, Kepala Dinas PU Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mengatakan, normalisasi Sungai Kedung Larangan sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Kendati proses masih berjalan 20 persen, namun dipastikan sudah akan berdampak pada musim hujan akhir tahun ini, lantaran normalisasi memang merupakan proyek multiyears.

“Untuk proses normalisasi di Sungai Kedung Larangan ini berlangsung Multiyears sejak 2017 sampai 2019 mendatang. Untuk tahun 2018, pengerjaan normalisasi sudah selesai untuk pelebaran sungai,” kata Hanung di sela-sela kesibukannya, Kamis (18/10/2018).

Normalisasi sendiri merupakan program pemerintah pusat melalui BBWS Brantas. Anggaran sebesar Rp 192 Miliar telah disiapkan untuk menormalisasi Sungai Kedung Larangan sepanjang 7 Kilometer. Kata Hanung, di tahun 2018 ini progresnya dalah pelebaran tanggul hingga 60-80 meter, plus pembuatan tanggul.

“Sedangkan tahun depan kita kejar kedalaman hingga 5-10 meter. Ini yang nanti akan banyak mengurangi dampak banjir di wilayah utara Bangil,” jelasnya.

Sedangkan sampai saat ini meskipun masih mencapai 20 persen, Hanung memperkirakan tetap akan berdampak pada masyarakat, khususnya di Kalianyar yang dampak banjirnya bisa berkurang 30-40 pesen dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karenanya, Hanung juga mengungkapkan apresiasinya lantaran pelebaran sungai juga tidak ada hambatan berarti dari masyarakat.

“Jadi untuk pembebesan tidak ada masalah karena sebagian besar adalah wilayah tambak. Masyarakat di sekitar Kedung Larangan sadar yang dipakai memang tanah irigasi dan diperkuat juga adanay sertifikat dari BPN,” beber dia kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Hanung memastikan, pada musim hujan akhir tahun 2018 mendatang dipastikan genangan banjir di bagian utara Bangil akan sedikit berkurang hingga 30-40 persen dampak normalisasi.

“Bismillah semoga sesuai rencana kita, Amin,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...