Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Pemkab Pasuruan Pastikan, Banjir di Bangil Segera Bisa Diatasi

Gambar berita: Pemkab Pasuruan Pastikan, Banjir di Bangil Segera Bisa Diatasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan, wilayah utara Kecamatan Bangil yang rutin menjadi langganan banjir setiap tahunnya, perlahan bisa diatasi.

Meskipun proses normalisasi masih akan terus berlanjut hingga tahun 2019 mendatang. Namun pelebaran sungai dipastikan bisa mengurangi dampak banjir hingga turun 40 persen.

Hanung Widya Sasangka, Kepala Dinas PU Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mengatakan, normalisasi Sungai Kedung Larangan sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Kendati proses masih berjalan 20 persen, namun dipastikan sudah akan berdampak pada musim hujan akhir tahun ini, lantaran normalisasi memang merupakan proyek multiyears.

“Untuk proses normalisasi di Sungai Kedung Larangan ini berlangsung Multiyears sejak 2017 sampai 2019 mendatang. Untuk tahun 2018, pengerjaan normalisasi sudah selesai untuk pelebaran sungai,” kata Hanung di sela-sela kesibukannya, Kamis (18/10/2018).

Normalisasi sendiri merupakan program pemerintah pusat melalui BBWS Brantas. Anggaran sebesar Rp 192 Miliar telah disiapkan untuk menormalisasi Sungai Kedung Larangan sepanjang 7 Kilometer. Kata Hanung, di tahun 2018 ini progresnya dalah pelebaran tanggul hingga 60-80 meter, plus pembuatan tanggul.

“Sedangkan tahun depan kita kejar kedalaman hingga 5-10 meter. Ini yang nanti akan banyak mengurangi dampak banjir di wilayah utara Bangil,” jelasnya.

Sedangkan sampai saat ini meskipun masih mencapai 20 persen, Hanung memperkirakan tetap akan berdampak pada masyarakat, khususnya di Kalianyar yang dampak banjirnya bisa berkurang 30-40 pesen dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karenanya, Hanung juga mengungkapkan apresiasinya lantaran pelebaran sungai juga tidak ada hambatan berarti dari masyarakat.

“Jadi untuk pembebesan tidak ada masalah karena sebagian besar adalah wilayah tambak. Masyarakat di sekitar Kedung Larangan sadar yang dipakai memang tanah irigasi dan diperkuat juga adanay sertifikat dari BPN,” beber dia kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Hanung memastikan, pada musim hujan akhir tahun 2018 mendatang dipastikan genangan banjir di bagian utara Bangil akan sedikit berkurang hingga 30-40 persen dampak normalisasi.

“Bismillah semoga sesuai rencana kita, Amin,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...