Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Perpanjang Penutupan Tempat Pariwisata

Gambar berita
01 April 2020 (16:43)
Pariwisata
3126x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memperpanjang penutupan tempat-tempat wisata yang dikelola Pemda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Sekretaris Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Gunawan Wicaksono mengatakan, tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan diantaranya Pemandian Alam Banyubiru, Ranu Grati, Museum Kabupaten Pasuruan dan Kawasan Wisata Budaya Tengger.

Penutupan seluruh tempat wisata tersebut tak lain dalam rangka meminimalisir dampak resiko semakin meluasnya Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari masa kedaruratan bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Indonesia yang diperpanjang hingga 29 Mei 2020 serta menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Pasuruan Nomor 100/160/424.013/2020  tertanggal 16 maret 2020 perihal kewaspadaan terhadap Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa penutupan tempat-tempat wisata masih berlaku sampai waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Gunawan, di sela-sela kesibukannya, Rabu (01/04/2020).

Dengan perpanjangan masa penutupan, Disparbud meminta seluruh coordinator tempat wisata untuk memasang papan, baliho atau tulisan yang menegaskan tentang belum dibukanya daya tarik wisata tersebut. Menurut Gunawan, setiap harinya selalu ada petugas yang bergantian melaksanakan piket. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi apabila masih ada pengunjung yang ingin berwisata ke tempat tersebut.

“Tidak semua pengunjung mengetahui informasi perpanjangan penutupan ini. Maka dari itu, kita tempatkan petugas untuk mensosialisasikan kebijakan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut Gunawan menambahkan bahwa selama penutupan, sementara digunakan untuk melakukan pembenahan lokasi wisata dan secara berkala dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Kami melakukan pembenahan dan penyemprotan disinfektan, karena ini juga menjadi langkah seluruh pemerintahan di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...